Pemerintah Diminta Konsisten Sosialisasikan Energi Baru Terbarukan

ADVERTISEMENT

Pemerintah Diminta Konsisten Sosialisasikan Energi Baru Terbarukan

Atta Kharisma - detikNews
Jumat, 16 Sep 2022 16:34 WIB
Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan upaya membangun pola pikir masyarakat agar mengedepankan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan harus konsisten dilakukan. Menurutnya, hal tersebut dapat menekan dampak lingkungan dan ekonomi yang muncul akibat penggunaan bahan bakar fosil.

"Peluang untuk melakukan transformasi ke pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan terbuka lebar. Para pemangku kepentingan harus mampu memanfaatkan momentum untuk beralih menuju pemanfaatan green energy secara luas di Tanah Air," ujar Lestari dalam keterangannya, Jumat (16/9/2022).

Diketahui, Presiden Joko Widodo memerintahkan kendaraan dinas pemerintahan, baik pusat maupun daerah mulai menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas, mulai Selasa (13/9) lalu. Perintah tersebut, termaktub dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mengungkapkan Indonesia memiliki potensi EBT yang sangat melimpah yaitu sekitar 3.000 GW.

Rerie, sapaan akrab Lestari, menjelaskan pemanfaatan EBT berpotensi memberi dampak positif terhadap pembangunan sektor lingkungan hidup dan ekonomi yang dapat mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nasional. Kendati demikian, transformasi ke pemanfaatan EBT membutuhkan upaya mendasar seperti edukasi yang konsisten dan menyeluruh baik kepada masyarakat hingga pemangku kepentingan, khususnya mengingat pentingnya pemanfaatan EBT bagi masa depan bangsa.

Selain itu, Rerie mengatakan pemerintah melalui berbagai kebijakan juga harus mampu memberi dukungan kepada masyarakat dalam pemanfaatan EBT. Ia menegaskan upaya membangun pola pikir masyarakat agar terdorong untuk memanfaatkan green energy harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menambahkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya lingkungan hidup yang lestari bagi keberlangsungan suatu negara harus benar-benar tertanam lewat berbagai upaya yang terukur, salah satunya melalui pola pendidikan sejak usia dini.

"Sejumlah program prioritas bangsa harus diawali dengan membangun pola pikir masyarakat sejak dini. Sehingga, upaya pemerintah dalam membangun Indonesia dapat diakselerasi karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat luas," pungkasnya.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT