Walkot Tangerang Harap Penataan Pasar Cipadu Tingkatkan Ekonomi Warga

ADVERTISEMENT

Walkot Tangerang Harap Penataan Pasar Cipadu Tingkatkan Ekonomi Warga

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 16 Sep 2022 15:59 WIB
Pasar Cipadu Tangerang
Foto: Pemkot Tangerang
Jakarta -

Kota Tangerang memiliki satu sentra jual beli tekstil yang cukup terkenal di sepanjang Jalan KH. Wahid Hasyim, Cipadu Jaya, Kreo atau dikenal sebagai Pasar Cipadu. Pasar ini terus dibenahi oleh Pemkot Tangerang agar menjadi tempat jual beli tekstil terbesar di wilayahnya.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengatakan penataan kawasan Pasar Cipadu di Kecamatan Larangan terus dilakukan. Harapannya, masyarakat yang bertandang dan berbelanja ke kawasan itu bisa lebih nyaman. Apalagi keberadaan Pasar Cipadu saat ini telah mengangkat perekonomian masyarakat di sekitarnya.

"Potensi jual beli saat ini mulai bergerak kembali, semoga ini bisa terus meningkatkan ekonomi daerah dan juga masyarakat Kota Tangerang," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Ia menjelaskan pasar perdagangan tekstil lahir secara tidak terencana. Mulanya, hanya ada 24 kios tekstil yang berdagang untuk memenuhi pasokan kain bagi pengusaha konveksi lokal. Namun, seiring dikenalnya pasar tersebut dan ramai akan jual beli, akhirnya ratusan kios berkembang di Pasar tekstil Cipadu hingga saat ini.

Arief menuturkan Pasar Cipadu tak hanya menyediakan beragam kain atau tekstil. Tapi juga menyediakan berbagai macam garmen atau olahan tekstil. Mulai dari bahan katun, jeans, kebaya, satin, bahan sweater, serta menyediakan bahan tradisional yang cukup lengkap.

Adapun beberapa contoh garmen atau olahan kain yang dijual antara lain gorden, sprei beserta sarung bantal dan guling, selimut, bed cover, resleting, handuk, baju, hingga kebaya. Ada pula hasil jahitan konveksi penduduk sekitar pasar. Mulai dari tas, mukena, taplak meja, dan masih banyak lagi.

Dengan lengkapnya bahan-bahan tersebut, menurutnya tak mengherankan jika di sekitar pasar terdapat banyak sekali usaha konveksi, toko perlengkapan jahit, bahkan toko sparepart mesin jahit. Ia pun menilai kelengkapan produk tekstil dan garmen yang tersedia membuat kawasan ini selalu ramai pengunjung.

Para pengunjung tak hanya berasal dari wilayah Tangerang. Ada juga dari luar kota bahkan mancanegara. Tidak sedikit juga toko-toko bahan kain di sini juga sudah memiliki pelanggan setia dan mengekspor kain olahannya ke berbagai negara.

Salah satu pedagang kain kiloan, Anto yang sudah hampir 15 tahun berdagang di kawasan Cipadu ini berharap pemerintah Kota Tangerang terus memperhatikan kampung tekstil. Sehingga Pasar Cipadu bisa kembali bangkit akibat dampak dari pandemi COVID-19.

"Kami bangga menjadi bagian dari kampung tekstil Cipadu ini, semoga kami terus diperhatikan dan usaha kami bisa terus berjalan," harap Anto.

Sementara itu, salah satu pengusaha home industry pakaian bernama Rizki mengaku sering berbelanja kain untuk usahanya di Pasar Cipadu ini. Selain karena ketersediaan berbagai macam bahan yang sangat lengkap, menurutnya harga yang ditawarkan juga cukup murah dan terjangkau.

Para pengunjung pun bisa berbelanja kain di pasar secara eceran hingga kiloan. Adapun harga tekstil per kilo berkisar antara Rp 30.000 sampai Rp 80.000. Sementara harga per meter mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 80.000 tergantung pada jenis bahan dan coraknya.

"Kalau bisa kawasannya terus dibangun kaya Tanah Abang, soalnya di sini udah komplet harganya juga lebih murah, jadi nggak perlu jauh-jauh ke Jakarta," ungkap Rizki.

Nah, untuk Anda yang penasaran dengan lengkap dan murahnya berbelanja kain di Pasar Tekstil Cipadu Kota Tangerang Anda bisa langsung kunjungi dan berbelanja sepuasnya di sana.

Simak juga video 'Mendagri Minta Pemda Ikut Atasi Inflasi, Transfer ke Daerah Bisa Saja Dikurangi':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT