ADVERTISEMENT

ABG Diperbudak Seks di Apartemen Jakbar Diteror Usai Polisikan Muncikari

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 16 Sep 2022 11:51 WIB
Internet search bar with phrase prostitution
Ilustrasi prostitusi (Foto: iStock)
Jakarta -

Remaja perempuan usia 15 tahun melaporkan perempuan inisial EMT atas dugaan tindakan eksploitasi seksual anak di bawah umur. Terlapor disebut-sebut masih sempat mengancam korban usai dilaporkan ke polisi.

Pengacara korban, Muhammad Zakir Rasyidin, mengatakan kliennya dan terlapor masih sempat berkomunikasi usai adanya laporan polisi pada Juni 2022. Saat itu terlapor meminta korban untuk segera kembali ke apartemen.

"Kan awalnya ini masih ada komunikasi antara terlapor dengan anak ini masih sering disampaikan 'kamu harus balik lagi kalau nggak utang Rp 35 juta harus bayar'," kata Zakir saat dihubungi, Jumat (16/9/2022).

Selain meminta korban kembali ke apartemen, terlapor juga menantang korban atas laporan polisi yang telah dilayangkannya tersebut. Terlapor mengaku tidak bisa ditangkap meski telah dilaporkan ke polisi.

"Dari pihak muncikarinya sendiri sempat ancam ke keluarga 'silakan aja Anda proses hukum yang pasti saya akan aman-aman saja'. Ini ada connect dengan cerita dia beberapa kali ditangkap tapi bisa lolos terus kan bisa jadi ada bekingannya," tutur Zakir.

Ancaman dari terlapor itu membuat korban trauma. Zakir menyebut kliennya saat ini pun masih tidak berani untuk memegang handphone akibat teror yang datang dari pelaku.

"Anak ini kan dalam kondisi trauma dia. Bahkan sekarang megang handphone juga sudah tidak berani karena teror itu. Makanya sekarang diambil alih sama KPAI untuk dilindungi," katanya.

"Karena pada saat korban melaporkan si pelaku masih sempat hubungi korban bahwa silakan Anda laporkan saya tapi yang harus Anda tahu saya akan aman-aman saja. Di situ orang tuanya tidak terima. Akhirnya anak ini takut, handphone diserahkan ke orang tuanya," tambah Zakir.

Lebih lanjut Zakir mengatakan hari ini pihak keluarga korban akan kembali mendatangi Polda Metro Jaya. Ayah korban selaku pelapor dan korban bakal kembali dimintai keterangan oleh penyidik mulai pukul 13.00 WIB.

"Hari ini pihak keluarga korban bareng KPAI juga diminta datang lagi ke Polda untuk dimintai keterangan. Bapaknya nanti dimintai keterangan. Mungkin kan kemarin cek TKP baru proses lidik jadi dipanggil kembali hari ini dalam rangka penyidikan perkara," jelas Zakir.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Simak juga '4 PSK Diamankan Saat Razia Hotel-Kos di Sulsel':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT