Megawati Harap Jeju Jadi Titik Awal Persaudaraan Korsel dan Korut

ADVERTISEMENT

Laporan dari Jeju

Megawati Harap Jeju Jadi Titik Awal Persaudaraan Korsel dan Korut

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 15 Sep 2022 11:47 WIB
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri (Eva Safitri/detikcom)
Jeju -

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh delegasi negara-negara yang hadir untuk mewujudkan tata ruang baru yang relevan dalam situasi apapun. Dia mengajak seluruh negara yang hadir bergandeng tangan mewujudkan perdamaian abadi.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di Forum for Peace and Prosperity 2022. Megawati hadir sebagai keynote speaker di forum tersebut.

Adapun forum itu diselenggarakan di International Convention Center (ICC), Jeju, Korea Selatan, Kamis (16/9/2022). Forum ini dihadiri ribuan peserta termasuk delegasi dari sejumlah negara .

"Gagasan pokok untuk mewujudkan tata dunia baru tersebut tetap relevan dalam situasi apapun. Dunia yang damai, makmur, dan berkeadilan adalah suara seluruh warga bangsa; suara umat manusia tanpa kecuali," kata Megawati.

"Melalui Jeju Forum ini, marilah kita bergandengan tangan dalam satu solidaritas bangsa-bangsa yang mendambakan perdamaian abadi. Seluruh komitmen perdamaian tersebut dimulai dari sini, dari Jeju, bumi perdamaian," lanjutnya.

Ketua Umum PDIP ini berharap Jeju menjadi titik awal semangat membangun persaudaraan sejati antara Korea Selatan dan Korea Utara. Megawati mengaku dirinya pun mengupayakan untuk hal itu.

"Dari Jeju inilah juga diharapkan, bergelora semangat membangun persaudaraan sejati antara Korea Selatan dan Korea Utara sebagai satu bangsa, satu keluarga. Saya pribadi selalu berjuang untuk hal itu. Ibarat sebuah keluarga, maka persoalan dalam keluarga harus diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa campur tangan pihak manapun, dan hal inilah yang saya yakini akan dilakukan oleh bangsa Korea," ujarnya.

Megawati menyebut dari bumi Jeju akan menghasilkan cahaya perdamaian. Sehingga bisa menuntun para pemimpin bangsa dunia untuk mengakhiri konflik geopolitik yang ada.

"Saya percaya, dari Bumi Jeju yang begitu indah ini, cahaya perdamaian akan bersinar semakin terang. Cahaya perdamaian ini akan menuntun para pemimpin bangsa-bangsa dunia, untuk lebih arif-bijaksana, dan mengedepankan jalan perundingan, jalan musyawarah, guna mengakhiri perang dan berbagai ketegangan yang terjadi," ucapnya.

Lebih lanjut, Megawati berharap tidak ada lagi negara yang merasakan dampak peperangan. Dia berharap semua negara saling terkoneksi sehingga saling membantu antar negara satu dengan yang lain.

"Sebab dunia sangat merasakan dampak perang, mengingat kita semua menghuni bumi yang satu. Semua saling terkoneksi, saling tergantung dan saling membutuhkan. Krisis lingkungan sebagai dampak pemanasan global, krisis energi, krisis pangan, dan ancaman resesi dunia yang kita derita, telah mengajarkan betapa seriusnya dampak perang," ujarnya.

Megawati mengajak semua negara untuk menghentikan peperangan serta menggelorakan semangat perdamaian.

"Dari situlah kita belajar bahwa perang di salah satu sudut dunia, membawa persoalan sangat serius di bagian dunia lain. Karena itulah tolong hentikan perang" ucapnya.

"Dan marilah kita gelorakan energi perdamaian dengan penuh keyakinan. Itulah tugas sejarah yang bisa ditorehkan dari Jeju Forum for Peace and Prosperity ini," lanjut Megawati.

Simak Video 'Megawati: Persoalan Semenanjung Korea Harus Diselesaikan Jalan Dialog':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT