Bjorka Spill Data Pribadi Bikin Mahfud Md hingga Anies Buka Suara

ADVERTISEMENT

Bjorka Spill Data Pribadi Bikin Mahfud Md hingga Anies Buka Suara

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 07:02 WIB
Dunia internet tengah dihebohkan dengan kemunculan Bjorka, hacker yang diduga meretas situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Cek informasinya.
Ilustrasi (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Sejumlah pejabat bersuara usai data pribadi 'di-spill' oleh hacker Bjorka. Ada yang menanggapi santai dan ada juga yang menyebut data yang disebar Bjorka itu salah.

Dihimpun detikcom, Rabu (14/9/2022), kemunculan Bjorka memang menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah menanggapi serius adanya dugaan kebocoran data ini. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Istana untuk merespons isu yang berkembang di publik.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate yang hadir dalam rapat tersebut lantas menyampaikan pernyataan sikap pemerintah. Johnny mengakui ada data pemerintah yang beredar seperti diungkap hacker Bjorka, tetapi data itu merupakan data umum.

"Di rapat dibicarakan bahwa memang ada data-data yang beredar, oleh ya salah satunya oleh Bjorka. Tetapi data-data itu setelah ditelaah sementara adalah data-data umum, bukan data-data spesifik dan bukan data-data yang ter-update sekarang. Sebagian data-data yang lama. Hanya tim lintas kementerian/lembaga, BSSN Kominfo Polri, dan BIN juga berkoordinasi untuk menelaah secara dalam," kata Johnny kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/9).

detikcom merangkum sejumlah reaksi pejabat yang disinggung Bjorka. Berikut ini selengkapnya:

Menkominfo Johnny G Plate

Bjorka sebelumnya membocorkan data pribadi milik Plate pada Sabtu (10/9). Doxing tersebut bertepatan di hari ulang tahun Plate yang ke-66. Bjorka menyebarkan NIK, nomor kartu keluarga, alamat, nomor telepon, nama anggota keluarga, hingga ID vaksin milik Plate.

Plate tak merespons khusus mengenai datanya yang diumbar Bjorka. Namun dia hanya memberikan respons secara umum mengenai kebocoran data pemerintah.

Dia mengatakan pemerintah telah membentuk tim khusus untuk menjaga keamanan data setelah heboh kemunculan hacker Bjorka. Pemerintah ingin memastikan kepercayaan publik terjaga.

"Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN untuk melakukan asesmen-asesmen berikutnya," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/9).

Johnny lantas mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan kebingungan kepada masyarakat. Dia menyeru semua pihak untuk bergotong royong dalam mengantisipasi bahaya digital.

"Karena ini banyak hal-hal teknis yang kadang-kadang salah kutip yang mengakibatkan satu dengan lainnya warga bangsa kita ini saling mem-bully. Jangan. Kita perlu membangun kekuatan nasional yang utama gotong royong menghadapi semua bahaya, termasuk bahaya di ruang digital," ujar Johnny.

Menko Polhukam Mahfud

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud Md menanggapi santai data pribadinya yang dibocorkan Bjorka. Mahfud mengatakan data pribadinya bisa ditemukan di situs yang umum di internet.

"Banyak yang japri (komunikasi pribadi) saya bahwa data pribadi saya dibocorkan oleh Bjorka hacker. Saya tak ambil pusing dan tak ingin tahu," cuit Mahfud Md di akun Twitter resminya, Selasa (13/9).

Baca berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video 'BSSN Sebut Serangan Hacker Bjorka Masuk Klasifikasi Rendah':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT