Anies hingga Budi Karya Hadiri Groundbreaking MRT-Pembukaan Kota Tua

ADVERTISEMENT

Anies hingga Budi Karya Hadiri Groundbreaking MRT-Pembukaan Kota Tua

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 10 Sep 2022 20:34 WIB
Anies Baswedan di acara groundbreaking CP220 MRT Jakarta dan pembukaan kembali Kota Tua, 10 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Anies Baswedan di acara groundbreaking CP220 MRT Jakarta dan pembukaan kembali Kota Tua, 10 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri groundbreaking (peletakan batu pertama) Contract Package 202 MRT Jakarta di Kota Tua, Jakarta Barat. Dalam acara itu, Anies juga membuka kembali kawasan Kota Tua untuk masyarakat umum.

"Pada malam hari ini adalah sebuah kegiatan sore, dua event bersamaan. Pertama, dan tentu saja groundbreaking Contract Package 202 MRT fase 2A. Yang kedua adalah pembukaan kembali kawasan Kota Tua," kata Anies Baswedan dalam sambutannya di acara groundbreaking CP220 MRT Jakarta dan pembukaan kembali Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (20/9/2022).

Acara pembukaan kembali kawasan Kota Tua dan groundbreaking proyek MRT di Plaza BEOS Kota Tua ini dihadiri juga oleh Duta Besar Jepang Kanasugi Kenji dan Chief Representative of JICA Takehiro Yasui.

Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pembangunan transportasi, termasuk proyek MRT Jakarta. Dia berharap contract package MRT Jakarta yang tengah berlangsung dapat selesai tepat waktu.

"Tadi sudah disampaikan banyak mengenai groundbreaking MRT dan Pemprov DKI Jakarta insyaallah berkomitmen untuk bisa mendukung sehingga proyek amat penting untuk pembangunan transportasi Jakarta bisa tuntas dan saya berharap ini bisa tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat anggaran," ujarnya.

Sebagai informasi, Contract Package 202 MRT Jakarta fase 2A terdiri atas tujuh stasiun. Jalur itu akan menghubungkan dari Stasiun Harmoni di Bundaran HI hingga Stasiun Jakarta Kota.

Anies mengatakan masyarakat dapat berkunjung ke kawasan Kota Tua menggunakan MRT. Dia menyebut hal itu juga mendukung penerapan low emission zone (LEZ) di kawasan Kota Tua.

"Sehingga bisa nanti sama-sama kita nikmati datang ke Kota Tua dengan menggunakan MRT yang terbentang dari bagian paling selatan Jakarta sampai kawasan sisi utara Jakarta," ujar Anies.

Anies Baswedan di acara groundbreaking CP220 MRT Jakarta dan pembukaan kembali Kota Tua, 10 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)Anies Baswedan di acara groundbreaking CP220 MRT Jakarta dan pembukaan kembali Kota Tua, 10 September 2022. (Mulia Budi/detikcom)

"Jadi nantinya baik dari Stasiun Jakarta Kota maupun Stasiun MRT membuat orang bisa menjangkau Kota Tua tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Jadi lengkap ini sebagai sebuah kawasan perkotaan," lanjutnya.

Kemudian dia mengatakan, mengunjungi Kota Tua berarti merasakan perjalanan masa lalu. Dia menyebut perjalanan itu dikemas secara lebih modern.

"Kita berharap nantinya warga datang ke sini bisa menikmati perjalanan kota ini lintas waktu. Hampir 400 tahun keberadaan tempat ini, bangunan-bangunannya berusia cukup panjang, jadi perjalanan ke sini adalah sebuah perjalanan merasakan masa lalu, tetapi konsepnya konsep yang modern," tuturnya.

Dia bersyukur kawasan Kota Tua telah direvitalisasi menjadi jalur pedestrian. Dia berharap masyarakat dapat merasakan suasana masa depan saat berkunjung ke Kota Tua.

"Kami bersyukur bahwa proyek ini sudah hampir tuntas sekarang mulai dibuka untuk masyarakat dan yang kita harapkan kemudian nantinya semua datang ke sini bisa merasakan satu suasana masa depan, udaranya bersih, pejalan kakinya difasilitasi, sepedanya difasilitasi dan gampangnya ke kawasan ini naik kendaraan umum," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Mohamad Aprindy mengatakan pembangunan Contract Package 202 MRT fase 2A merupakan kelanjutan dari pembangunan fase satu. Dia menyebut fase satu MRT Jakarta mulai beroperasi sejak Maret 2019.

"Saat ini PT MRT Jakarta (Perseroda) sedang melanjutkan pembangunan fase dua, yakni fase 2A, yang merupakan kelanjutan dari pembangunan fase satu yang telah beroperasi sejak Maret 2019. Fase satu telah selesai sepanjang 16 km dengan 13 stasiun yang menghubungkan dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI," ujar Aprindy.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT