Bank DBS Indonesia Olah 13 Ton Sampah Makanan Jadi Pakan Ternak

ADVERTISEMENT

Bank DBS Indonesia Olah 13 Ton Sampah Makanan Jadi Pakan Ternak

Atta Kharisma - detikNews
Jumat, 09 Sep 2022 19:31 WIB
Bank DBS Indonesia
Foto: Bank DBS Indonesia
Jakarta -

Bank DBS Indonesia bersama Blibli dan Magalarva berkolaborasi melalui kampanye 'More sustainability actions, less waste'. Kampanye ini merupakan bagian dari gerakan #MakanTanpaSisa yang telah dijalankan Bank DBS Indonesia sejak tahun 2020 demi mendukung Indonesia yang berkelanjutan.

Pada kampanye kali ini, Bank DBS Indonesia mengolah makanan kadaluwarsa agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Head of Group Marketing Strategic & Communications, PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengungkapkan kampanye ini merupakan upaya Bank DBS Indonesia untuk menciptakan dampak jangka panjang demi keberlanjutan lingkungan.

Hal ini, lanjut Mona, sejalan dengan pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia, yakni Impact Beyond Banking untuk berkomitmen menjalankan bisnis dengan agenda keberlanjutan melalui kolaborasi bersama para pelaku industri dan organisasi pegiat lingkungan yang memiliki visi serupa.

"Kami percaya setiap pihak memainkan peran yang sama pentingnya dalam bersama-sama mengurangi sampah makanan yang berdampak buruk bagi pemanasan global. Bekerja sama dengan mitra-mitra strategis memberikan kami harapan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk mengurangi dampak emisi karbon demi menuju Indonesia yang lebih berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).

Diketahui, data Waste4Change tahun 2021 menunjukkan angka kapasitas penampungan di seluruh TPA di Indonesia hampir penuh. Hal ini dipicu oleh masyarakat Indonesia yang membuang sampah makanan setidaknya sebesar 23-48 juta ton per tahun. DKI Jakarta menjadi wilayah dengan tingkat pembuangan sampah tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 455,3 juta m3/tahun dan menyumbang hampir 28% dari total seluruh sampah di provinsi Indonesia.

Dalam kolaborasi ini, Bank DBS Indonesia berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan Blibli dengan Magalarva sebagai wirausaha sosial mitra dari DBS Foundation. Blibli mengumpulkan makanan berlebih yang sudah kadaluwarsa berupa bahan pangan (groceries) termasuk makanan dalam kemasan seperti biskuit, sereal, mie instan, teh, kopi dan bahan olahan lainnya, untuk kemudian diserahkan kepada Magalarva untuk diolah menjadi pakan ternak ikan dan udang.

Dari 13 ton makanan sampah makanan, kolaborasi ini dapat menghasilkan 5 ton pakan ternak yang akan diserap oleh para pembudidaya ikan dan udang di Indonesia.

Senior Vice President Operations - Logistic & Warehouse Blibli Bayu Sudjono menyambut kerja sama pendaurulangan limbah makanan menjadi pakan ternak sehingga dapat memberikan manfaat bagi para pembudidaya ikan dan udang di Indonesia. Ia mengungkapkan hal ini sejalan dengan Aksi Cinta Bumi yang dimiliki oleh Blibli.

"Selain itu, pengelolaan limbah makanan ini juga turut mengoptimalkan penyimpanan barang di gudang Blibli sehingga lebih efisien. Kolaborasi Blibli bersama Bank DBS Indonesia dalam gerakan #MakanTanpaSisa ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas dalam menerapkan gaya hidup eco-conscious," tuturnya.

Sementara itu, Founder & CEO Magalarva Rendria Labde mengungkapkan dalam pengolahan sisa makanan tersebut, Magalarva menggunakan Black Soldier Fly (BSFL) yang merupakan sumber protein yang lebih berkelanjutan dan efisien sehingga berkontribusi pada ekonomi sirkular. Ia menambahkan Magalarva memiliki beberapa produk seperti protein serangga untuk pakan ternak, minyak serangga dan pupuk organik.

"Kolaborasi pengolahan sampah makanan bersama Bank DBS Indonesia dan Blibli adalah langkah baik untuk penyelamatan lingkungan. Sejak berdiri pada tahun 2017, Magalarva bergerak untuk menutup lingkaran konsumsi dengan menghilangkan penumpukan sampah organik untuk masa depan yang lebih berkelanjutan," ungkapnya.

"Kini setiap harinya kami bisa mengolah setidaknya 10 ton sampah makanan di Indonesia menjadi produk berkelanjutan, seperti pakan ternak ikan dan udang. Lewat kolaborasi ini Magalarva berharap akan ada semakin banyak pihak yang sadar akan pentingnya pengolahan limbah makanan," pungkas Rendria.

Sebagai informasi, Bank DBS Indonesia sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif terus mencanangkan berbagai program untuk mengurangi sampah makanan di Indonesia melalui kampanye #MakanTanpaSisa. Sejak diluncurkan tahun 2020, gerakan #MakanTanpaSisa oleh Bank DBS Indonesia telah menyumbang lebih dari 43 ton makanan dan pengelolaan limbah organik sebagai aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan lingkungan dan masyarakat.

Tak hanya itu, di tahun 2021 gerakan #MakanTanpaSisa telah menyumbang 20 ton. Sedangkan di tahun 2022, Bank DBS Indonesia menargetkan sumbangan food impact sebesar 26 ton. Gerakan ini terus dilakukan dan dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak limbah makanan dan mengurangi limbah makanan yang dihasilkan, sekaligus memberikan dampak baik kepada lingkungan dalam jangka panjang melalui pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Keseluruhan kampanye 'More sustainability actions, less waste' adalah upaya Bank DBS Indonesia untuk menggandeng perusahaan dan mitra-mitra lainnya, mengajak menjaga keberlanjutan lingkungan dan masyarakat sehingga membuatnya 'More like an eco-warrior, less like a bank'. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kampanye ini bisa memfollow IG @dbsbankid atau mengklik tautan berikut ini.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT