Ma'ruf Minta Promosi Bela Negara ke Generasi Muda Pakai Cara Kekinian

ADVERTISEMENT

Ma'ruf Minta Promosi Bela Negara ke Generasi Muda Pakai Cara Kekinian

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 08 Sep 2022 11:25 WIB
Wakil Presiden RI Maruf Amin menjadi inspektur upacara memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan tahun 2022 di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menjadi inspektur upacara memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan tahun 2022 (Foto: dok. tangkapan layar YouTube Wapres RI)
Jakarta -

Wakil Presiden RI (Wapres) Ma'ruf Amin menetapkan 2.974 orang komponen cadangan TNI tahun 2022. Ma'ruf mengatakan pertahanan dan daya tangkal nasional mutlak diperkuat terutama di tengah situasi internasional dan nasional yang sangat dinamis seperti saat ini.

Ma'ruf mengatakan sistem pertahanan dibutuhkan untuk menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, serta melindungi keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.

"Terlebih di lingkungan strategis internasional dan nasional yang dinamis dan diliputi ketidakpastian seperti sekarang ini, pertahanan dan daya tangkal nasional mutlak untuk kita perkuat, antara lain melalui bela negara oleh seluruh warga negara," kata Ma'ruf saat menyampaikan amanatnya, yang dikutip melalui siaran YouTube Wakil Presiden, Kamis (8/9/2022).

Dalam Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 mengatur tentang, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Selain itu, beragam tantangan dan ancaman yang sulit diprediksi menjadi faktor pendorong bagi pemerintah untuk menata kekuatan nasional dalam rangka memperkokoh Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Sishankamrata melibatkan seluruh sumber daya nasional yang mencakup sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Keseluruhan sumber daya mesti dipersiapkan sejak dini secara terpadu dan menyeluruh. Salah satunya adalah penguatan Komponen Cadangan SDM yang berasal dari rakyat.

"Saya memandang, Komponen Cadangan merupakan strategi antisipatif agar kita siap menghadapi ancaman dan gangguan terhadap kehidupan bangsa," kata Ma'ruf.

Menurutnya, Komponen Cadangan merupakan salah satu upaya mempersiapkan kekuatan rakyat di berbagai bidang yang memiliki dan menunjukkan kecintaan pada Tanah Air.

Ma'ruf juga menyampaikan beberapa pesan terkait Komponen Cadangan. Pertama, pelatihan pertahanan Komponen Cadangan agar didesain dalam perspektif yang luas, menggabungkan pola pertahanan konvensional dan ancaman non-tradisional. Ia meminta pertahanan modern mengutamakan teknologi informasi dan komunikasi serta peralatan canggih berbasis digital, perlu untuk dimasukkan di dalam kurikulum pelatihan.

Kedua, Ma'ruf meminta agar dikembangkan narasi yang optimistik dalam komunikasi publik terkait peran dan fungsi Komponen Cadangan. Hal itu agar muncul kesadaran kolektif masyarakat untuk mengikuti upaya bela negara. Selain itu Ma'ruf meminta agar promosi bela negara dilakukan dengan cara yang kreatif.

"Promosi bela negara pada generasi muda membutuhkan terobosan yang inovatif. Kembangkan pelatihan yang kreatif dan kekinian agar program bela negara efektif menjangkau berbagai kelompok sasaran," ujarnya.

Terakhir, setelah menyelesaikan pelatihan, Ma'ruf meminta anggota Komponen Cadangan agar tetap menjaga mandat sebagai Komponen Cadangan seraya terus menjadi inspirasi bela negara bagi masyarakat.

"Saya ucapkan selamat atas penetapan Komponen Cadangan Tahun 2022. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan inayah-Nya dan meridai setiap ikhtiar yang kita lakukan untuk menjaga kedaulatan, keutuhan dan keselamatan NKRI," tuturnya.

Pada upacara Penetapan Komponen Cadangan tahun 2022 ini, Ma'ruf didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Hadir pula Kepala Staf Angkatan Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Turut hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hingga Duta Komcad TNI Deddy Corbuzier.

Simak juga 'KSAD Sebut DPR Kadang Bertanya Hal Tak Jelas, Anggota Dewan Membalas':

[Gambas:Video 20detik]

(yld/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT