Serangan Balik Jenderal Dudung ke Senayan

ADVERTISEMENT

Serangan Balik Jenderal Dudung ke Senayan

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 08 Sep 2022 07:32 WIB

Dudung lantas menjelaskan ketidakhadirannya di rapat Komisi I beberapa waktu lalu. Dudung menyebut hal itu karena ia melaksanakan perintah Panglima TNI Jenderal Andika.

Sebagai informasi, Dudung ditugaskan melaksanakan kunjungan ke wilayah Kodam II Sriwijaya dalam rangka pemeriksaan kesiapan operasi Satgas Yonif.

"Apa perintah Panglima TNI, kayak kemarin saya tidak hadir melaksanakan RDP, itu salah satu perintah Panglima TNI untuk mengecek kesiapan Batalion 143 yang akan berangkat ke daerah operasi," kata Dudung di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022).

Sebagai KSAD, Dudung menyebut harus mengecek kesiapan di Kodam II Sriwijaya karena nantinya akan digunakan oleh Andika. Selain itu, Dudung menyebut, kunjungan dia ke sana lebih penting daripada RDP (rapat dengar pendapat) Komisi I DPR RI.

"Saya sebagai pimpinan Angkatan Darat, saya cek kesiapannya. Karena nanti akan digunakan oleh Panglima TNI di Papua. Kita menyiapkan, kita membina, kita melatih sejauh mana kesiapan itu, nanti akan dipakai oleh Panglima, karena Panglima sebagai pengguna. Karena beberapa kali ditunda-tunda, saya cek dulu kesiapannya, latihannya bagaimana, kesiapan materiilnya bagaimana, itu lebih penting menurut saya," jelasnya.

Dudung Sebut DPR Kadang Bertanya Hal Tak Jelas

Dudung kemudian menyebut DPR kadang bertanya hal tidak jelas dan di luar topik yang dibahas. Menurutnya, isu keretakan yang disampaikan oleh Effendi Simbolon saat rapat Komisi I DPR dengan Panglima TNI mengada-ada.

"Makanya, saya kadang-kadang, kalau kita rapat RDP itu, biasanya topik sudah ditentukan yang akan dibahas, masalah anggaran. Terkadang tidak fokus pada pertanyaan atau bahasan itu. Menanyanya yang nggak jelas aja," kata Dudung di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022).

Simak respons DPR atas serangan Dudung dan penjelasan Panglima TNI di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT