"Ya dia (Usman Hamid) barusan WA saya mengatakan begitu," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik saat dimintai konfirmasi, Rabu (7/9/2022).
Taufan mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan penolakkan Usman Hamid tersebut. Dia menyebut Komnas HAM akan mencari anggota lain untuk bergabung ke tim ad hoc tersebut.
"Tidak mengapa, kita cari yang lain yang bersedia," ujarnya.
Sebagai pengingat, aktivis HAM Munir meninggal di pesawat Garuda dengan nomor GA-974 ketika sedang menuju Amsterdam untuk melanjutkan kuliah pascasarjana pada 7 September 2004.
Institut Forensik Belanda (NFI) membuktikan Munir meninggal akibat racun arsenik dengan jumlah dosis yang fatal. Pembunuhan Munir diduga dilakukan dengan cara meracuni makanannya.
Simak Video 'Komnas HAM Resmi Bentuk Tim Ad Hoc Peristiwa Pembunuhan Munir':
(dwia/dwia)











































