ADVERTISEMENT

DKI Bakal Naikkan Tarif Angkot, Kecuali JakLingko

Tiara Aliya Azzahra, Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 17:41 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta menambah jumlah angkot yang dilengkapi AC di ibu kota. Angkot ber-AC itu sudah beroperasi di Tanah Abang-Kota.
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berpengaruh terhadap tarif angkutan umum yang telah terintegrasi dalam program JakLingko. Sementara tarif angkot yang belum terintegrasi dengan JakLingko sedang dalam pembahasan.

"Terkait dampak kenaikan BBM terhadap tarif angkutan umum di Jakarta, untuk tarif layanan angkutan umum yang telah terintegrasi dalam Program JakLingko tidak ada kenaikan tarif, baik layanan TransJakarta pada koridor utama maupun layanan non-BRT," kata Syafrin kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Lalu bagaimana dengan tarif angkot yang belum terintegrasi dengan program JakLingko? Syarif mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

"Sedangkan untuk tarif layanan angkutan umum reguler, angkot-angkot yang belum terintegrasi dengan Program JakLingko, saat ini besaran tarifnya sedang dibahas oleh DTKJ dan selanjutnya diusulkan ke Gubernur untuk ditetapkan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan turut membenarkan soal rencana kenaikan tarif angkot di Ibu Kota. Sejauh ini, kata dia, besaran kenaikan tarif yang tengah digodok berkisar 12,5-17,5%.

"Dalam perhitungan teori, antara 12,5-17,5% jadi kita mau liat mana yang supaya masyarakat tidak terlalu berat. Contoh, misalnya naik angkot sekarang 5.000 bagaimana kita upayakan supaya naiknya cuma 5.500, supaya nggak terlalu berat. Sedang kita coba bahas," ujarnya.

Merujuk data dari Organda, saat ini terdapat 4.500 angkot atau mikrolet yang belum terdaftar dalam JakLingko. Sedangkan yang sudah terintegrasi sekitar 2.200 mikrolet dengan nama mikrotrans.

Shafruhan menuturkan finalisasi kenaikan tarif angkot diperkirakan rampung dalam pekan ini. "Dalam minggu ini bereslah," sebut dia.

Harga BBM Naik

Pada Sabtu (3/9) lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) naik. Dia mengatakan subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

"Harga beberapa jenis BBM yang selama ini mendapat subsidi akan mengalami penyesuaian," kata Jokowi, Sabtu (3/9/2022).

Harga BBM jenis solar naik menjadi Rp 6.800 per liter, Pertalite naik menjadi Rp 10.000/liter, dan Pertamax naik jadi Rp 14.500/liter.

Simak juga video 'Saran Faisal Basri: Jika BBM Naik, Taksi Online-Angkot Bebas Pajak 1 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT