Soal Nama Pj Gubernur DKI, PSI Konsultasi dengan Ormas-ormas

ADVERTISEMENT

Soal Nama Pj Gubernur DKI, PSI Konsultasi dengan Ormas-ormas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 15:25 WIB
Rapat paripurna hak interpelasi Formula E kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap digas meski tidak kuorum. Rapat hanya dihadiri Fraksi PDIP dan PSI di DPRD DKI.
Ilustrasi Rapat DPRD DKI Jakarta (A Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta bakal membawa kandidat tiga calon Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan dalam rapat pimpinan gabungan (rapimgab) mendatang. PSI mengaku pihaknya menjaring nama-nama tersebut dari masukan sejumlah organisasi masyarakat.

"Dari Fraksi PSI kita sepakat, kita bawa ke Rapimgab tiga nama, walau usulannya sekarang lebih dari 3 nama. Karena kami menjaring masukan-masukan dari organisasi masyarakat, ormas keagamaan," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo saat dihubungi, Rabu (7/9/2022).

Ara--sapaan akrabnya--menjelaskan alasan mempertimbangkan pendapat berbagai ormas dalam menentukan nama-nama calon Pj Gubernur. Dia berharap nama yang dibawa ke forum mewakili aspirasi masyarakat.

"Kami mau mendengar masukan dari mereka karena harapannya nanti tiga nama yang diusulkan lewat fraksi kami benar-benar menjadi concern atau masukan dari masyarakat," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi E itu juga meyakini rumusan tiga nama calon Pj Gubernur bisa disetor sesuai jadwal yang ditetapkan. Diketahui, Mendagri Tito Karnavian meminta DPRD menyetorkan nama maksimal 16 September 2022 mendatang.

"Saya optimis terkejar selama semua komitmen menjalankan proses dan mekanismenya. walau memang sangat mepet, harusnya sih terkejar," ucapnya.

Tak hanya Fraksi PSI, Ara menyebut saat ini fraksi-fraksi lainnya di DPRD DKI tengah merumuskan secara internal nama-nama yang hendak dibawa ke Rapimgab mendatang.

Karena itu, pihaknya mendorong agar Badan Musyawarah DPRD DKI Jakarta segera menjadwalkan rapimgab dalam waktu dekat.

"Ketika kita adakan rapimgab, maka kita harus dorong melalui mekanisme bamus karena bamus punya kontrol mengatur penjadwalan. Tapi bukan berarti agenda bamus Senin depan siangnya langsung rapimgab, itu sangat mungkin," jelasnya.

Simak video 'Wagub DKI Soal Pj Gubernur: Pak Jokowi yang Lebih Tahu':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT