DPRD DKI Bakal Gelar Rapimgab Bahas 3 Calon Pj Gubernur Pengganti Anies

ADVERTISEMENT

DPRD DKI Bakal Gelar Rapimgab Bahas 3 Calon Pj Gubernur Pengganti Anies

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 06 Sep 2022 17:49 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup sementara karena banyak anggota yang terpapar Corona.
Gedung DPRD DKI (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) dalam waktu dekat. Agenda rapimgab membahas mengenai kandidat tiga calon Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan yang akan diusulkan kepada Presiden Joko Widodo melalui Kemendagri.

"Jadi tadi sudah bicara ke Ketua Dewan. Informasi dari Ketua Dewan, nanti akan dibahas melalui mekanisme rapimgab, sudah pasti melibatkan fraksi-fraksi, tapi mekanisme seperti apa, karena beliau hari ini kurang sehat, jadi nanti akan dibaca surat dari Kemendagri mekanismenya seperti apa," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).

Rani memastikan pembahasan usulan Pj Gubernur pengganti Anies akan melibatkan seluruh fraksi di DPRD DKI Jakarta. Karena itu, dia berharap setiap fraksi telah mengantongi nama-nama kandidat Pj Gubernur DKI yang hendak diusulkan.

"Sudah pasti melibatkan fraksi-fraksi, tapi mekanisme seperti apa, karena beliau hari ini kurang sehat, jadi nanti akan apa dibaca surat dari Kemendagri mekanismenya seperti apa," ujarnya.

"Sekarang logikanya kalau ada sembilan fraksi, kalau ada sembilan nama, kan harus kerucutkan. Nah, itu sistemnya," tambahnya.

Politikus Gerindra itu juga memastikan pembahasan Pj Gubernur dilakukan secara transparan. Rani juga memandang sosok Pj Gubernur mesti memahami situasi serta kondisi di Jakarta.

"Terus orang yang memang dirasa mumpuni-mampu untuk menyelesaikan tugas-tugas gubernur dan wagub yang belum terselesaikan. Intinya dan bisa mengakomodir serta bekerja sama kepada semua pihak, bukan hanya satu kelompok," ujarnya.

Rani tak menjelaskan secara rinci kapan rapimgab ini digelar. Yang jelas, dia meyakini prosesnya akan berlangsung singkat karena tak mesti menggelar uji kepatutan terlebih dahulu.

"Sebenarnya kalau sudah ada nama, ada calon yang kita pitching masing-masing fraksi pasti punya kan siapa yang sesuai, siapa yang serasa cocok, kita kan nggak mesti interview orangnya, kita nggak mesti fit and proper test beliau, kan? Kita hanya mengusulkan nama. Sisanya, pekerjaan itu haknya ada di kewenangannya di Mendagri. Jadi ya kita lihat saja nanti 16 September," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyurati Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi terkait usulan nama Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan. Tito meminta agar usulan tiga nama Pj Gubernur itu disampaikan maksimal 16 September 2022.

Surat bernomor 120/5141/SJ diteken oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian pada 31 Agustus 2022. Dalam surat itu, Tito mengatakan usulan nama calon penjabat Gubernur DKI Jakarta itu berdasarkan amanat Pasal 201 ayat 9 dan ayat 10 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang.

"Untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur, yang berakhir Masa Jabatannya pada Tahun 2022, diangkat penjabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya Menindaklanjuti amanat regulasi tersebut kami sampaikan hal-hal sebagai berikut," demikian isi surat yang dibaca detikcom, Selasa (6/9/2022).

Ada tiga poin yang disampaikan dalam surat itu. Pertama, dijelaskan masa jabatan Anies akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Karena itu, perlu adanya pengisian kekosongan jabatan Anies sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Berkenaan dengan hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta melalui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta dapat menyampaikan usulan 3 (tiga) nama calon Penjabat Gubernur DKI Jakarta," demikian isi surat tersebut.

Selanjutnya, tiga usulan nama calon Pj Gubernur itu akan menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden untuk menetapkan Penjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Usulan nama calon Penjabat Gubernur DKI Jakarta sebagaimana dimaksud pada angka 2, disampaikan paling lambat tanggal 16 September 2022 kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri," jelasnya.

Simak juga video 'Wagub DKI Soal Pj Gubernur: Pak Jokowi yang Lebih Tahu':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT