ADVERTISEMENT

Polri Selidiki Kasus Pencemaran Nama Baik Istri Juragan 99 oleh Nikita Mirzani

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 12:43 WIB
Kasus Nikita Mirzani kini memasuki babak baru. Nikita Mirzani ditangkap polisi saat berada di pusat perbelanjaan Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2022).
Nikita Mirzani (BHO PHOTO)
Jakarta -

Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus dugaan pencemaran nama baik istri Juragan 99 alias Gilang Widya Pramana, Shandy Purnamasari, oleh Nikita Mirzani. Kasus ini ternyata telah berjalan sejak akhir Maret 2022 di Bareskrim Polri dan masih dalam tahap penyelidikan.

"Diketahui bahwa pemilik akun Instagram @nikitamirzanimawardi_172 beberapa kali memposting berita yang mengandung pencemaran nama baik terhadap korban GWP dan SP selama periode 11 sampai dengan 26 Maret 2022," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah dalam konferensi pers, Rabu (7/9/2022).

Nurul mengatakan laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/0159/III/2022 Bareskrim. Pihak Shandy resmi mempolisikan Nikita Mirzani pada 31 Maret 2022.

Nurul menyebutkan beberapa bukti yang diterima penyidik, di antaranya sebuah flash disk berisi postingan video dari Instagram Nikita Mirzani. Lalu, ada juga sebuah kontrak pengunduran diri sebagai reseller.

"Barang bukti satu buah flash disk berisi screenshot postingan dan video dari pemilik penguasa dan pengguna akun Instagram atas nama @nikitamirzanimawardi_172," katanya.

"Satu bundel postingan Instagram atas nama sebagaimana tersebut di atas, satu bundel kontrak pengunduran diri sebagai reseller," tambahnya.

Dalam laporan ini, pasal yang disangkakan kepada Nikita Mirzani yakni Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp 750 juta serta Pasal 51 ayat 2 juncto Pasal 36.

Lalu, Pasal 51 ayat 2 juncto Pasal 36 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp 12 miliar.

"Kemudian Pasal 310 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 bulan dan Pasal 311 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun," ujarnya.

Simak juga 'Divonis Bebas, Akankah Isa Zega Polisikan Balik Nikita Mirzani?':

[Gambas:Video 20detik]

(azh/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT