Mahasiswa Siantar Ditembak Gas Air Mata di Area Kelamin, Kapolres Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Mahasiswa Siantar Ditembak Gas Air Mata di Area Kelamin, Kapolres Minta Maaf

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 11:27 WIB
Mahasiswa yang ditembak polisi dengan gas air mata dari jarak dekat (Foto: Istimewa)
Polisi saat menembakkan gas air mata dari jarak dekat ke mahasiswa. (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Mahasiswa bernama Tony Simanjorang di Pematangsiantar, Sumatera Utara, diduga ditembak gas air mata di area kelamin dari jarak dekat oleh polisi saat demo menolak kenaikan harga BBM. Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando minta maaf atas insiden tersebut.

Fernando menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (5/9/2022) kemarin setelah mahasiswa bertemu dengan pimpinan DPRD Kota Pematangsiantar. Setelah bertemu dengan pimpinan DPRD, mahasiswa membakar ban.

Karena adanya pembakaran ban itu, personel Polres Pematangsiantar melakukan upaya untuk memadamkan api. Saat itu terjadi keributan hingga adanya mahasiswa yang tertembak gas air mata.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Khususnya kepada rekan-rekan, adik-adik dari Cipayung Plus, saya ucapkan mohon maaf atas kesalahan kami atas peristiwa bentrokan tadi," ujarnya, seperti dilansir detikSumut, Selasa (6/9/2022).

Ketua PMKRI Siantar Edis Galingging sebelumnya menjelaskan tembakan gas terkena bagian kelamin Tony. Akibat peristiwa itu, Tony pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

"Namanya Tony Simanjorang. Kemarin itu ada yang terkena semprotan pemadam api itu, kalau dia (Tony) terkena gas air mata pas di area kelaminnya," kata Edis, Selasa (6/9/2022).

Baca selengkapnya di sini

Simak juga 'Heboh Tembakan Panah dari Barikade Polisi saat Demo Ricuh di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]xxx

(idh/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT