4 Terdakwa Dilepaskan PN Jakut di Kasus Alkes Bodong, Ini Daftarnya

ADVERTISEMENT

4 Terdakwa Dilepaskan PN Jakut di Kasus Alkes Bodong, Ini Daftarnya

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 07 Sep 2022 10:04 WIB
Ilustrasi investasi bodong
Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) ternyata membebaskan empat terdakwa kasus investasi alkes bodong. Mabes Polri menilai hasil investasi bodong itu mengeruk pundi-pundi hingga Rp 110 miliar.

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakut, Rabu (7/9/2022), ada empat terdakwa di kasus itu. Dalam dakwaan jaksa, keempatnya adalah:

1. Kevin Lime (Direktur)
2. Dony Yus Okky Wiyatama (Komisaris)
3. Michael (Business Development Officer)
4. Vincent (Personal Consultant dan Bisnis Analisa)

Mereka didakwa bersama-sama melakukan serangkaian perbuatan penipuan bersama. Tapi keempatnya divonis lepas.

"Menyatakan Terdakwa Kevin Lime tersebut di atas terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi bukan merupakan tindak pidana. Melepaskan Terdakwa oleh karena itu dari segala tuntutan hukum," demikian bunyi putusan majelis PN Jakut.

Duduk sebagai ketua majelis Suratno serta anggota Rudi Fahruddin Abbas dan Denny Riswanto. Majelis menilai kasus tersebut adalah kasus perdata.

"Oleh karena telah memberikan persetujuannya, maka menurut majelis hakim telah terjadi persesuaian kehendak antara saksi dengan Terdakwa untuk mengikatkan diri dalam kerja sama suntik modal yang ditawarkan oleh Terdakwa, sehingga antara saksi dan Terdakwa terikat pada kesepakatan tersebut (asas pacta sunt servanda)," ucap majelis.

Atas putusan lepas itu, jaksa telah mengajukan kasasi.

Sebagaimana diketahui, kasus bermula saat Kevin Lime menawarkan investasi pengadaan alasan kesehatan (alkes) untuk alat pelindung diri (APD) COVID-19 pada 2021. Kevin Lime menawarkan keuntungan 37 persen kepada investor. Tawaran ini menggiurkan dan banyak orang yang tertarik investasi.

Kepada korban, Kevin Lime mengaku sedang bekerja sama dengan instansi pemerintah terkait pengadaan alkes. Padahal semua janji manis Kevin Lime itu ternyata hanya omong kosong.

Akhirnya para investor merasa ditipu dan melaporkan kasus itu ke Mabes Polri. Atas laporan itu, Kevin Lime ditahan sejak 21 Januari 2021 hingga dilepaskan oleh PN Jakut pada 23 Agustus 2022.

"Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa KL tidak pernah ada project terkait pengadaan alkes untuk tender-tender di pemerintahan maupun swasta," ucap kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli.

Simak juga 'Bareskrim Bongkar Investasi Bodong Berkedok Alkes!':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT