Lombok Utara Bakal Jadi Pilot Project SDGs Desa untuk Wilayah NTB

ADVERTISEMENT

Lombok Utara Bakal Jadi Pilot Project SDGs Desa untuk Wilayah NTB

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Selasa, 06 Sep 2022 19:28 WIB
Mendes PDTT
Foto: dok. Kemendes PDTT
Jakarta -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan Lombok Utara bakal menjadi pilot project implementasi SDGs Desa dan pemanfaatan Dana Desa. Pilot project ini terkait dengan rencana penggunaan sebagian anggaran Dana Desa pada 2023 mendatang yang bisa digunakan untuk operasional pemerintah desa.

Saat ini, kata Gus Halim, telah disusun regulasi terkait Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2023 dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen). Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu dan rombongan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Lombok Utara di Kantor Kemendes, Jakarta.

"Saya telah membuat Permen tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2023, di mana tiga persen dari Dana Desa bisa operasional pemerintah desa," kata Gus Halim dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (6/9/2022).

Ia menerangkan nantinya prioritas penggunaan Dana Desa tidak terlalu banyak berubah, di antaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) maksimal 25 persen. Dengan demikian diharapkan Kades bisa lebih fleksibel.

Gus Halim menjamin Dana Desa pada 2024-2030 akan mengalami kenaikan. Selain itu, ia juga berbicara soal rencana perpanjangan periodisasi Kades dari enam tahun menjadi sembilan tahun. Namun, hal ini tidak mengubah jumlah masa jabatan Kades yakni selama 18 tahun.

"Jadi yang diubah pembaginya, dari enam tahun menjadi sembilan tahun," terang Gus Halim.

Dalam pertemuan itu, Gus Halim mengapresiasi kinerja Bupati Djohan yang sukses menuntaskan desa tertinggal dan menggenjot menjadi desa mandiri.

"Kemendes bakal memberikan penghargaan berupa lencana kepada enam kepala desa mandiri di Lombok Utara," tutur Gus Halim.

Sementara itu, Bupati Djohan Sjamsu menjelaskan Lombok Utara merupakan daerah yang tertinggal di NTB. Ia berharap Dana Desa bisa dipergunakan untuk perbaikan kantor desa di Lombok Utara yang rusak akibat gempa bumi pada 2018 silam.

"Semoga kedatangan di Kemendes ini bisa jadi inspirasi bagi Kepala Desa untuk menggenjot pembangunan desa," ungkap Djohan.

Simak juga Video: Janji Sandiaga Uno Kawal Perbaikan Infrastruktur Gili Trameno

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT