Pembunuh Juragan Material Dibekuk Polda Metro

Pembunuh Juragan Material Dibekuk Polda Metro

- detikNews
Jumat, 30 Jun 2006 17:35 WIB
Jakarta - Meski ditutup-tutupi, barang yang busuk pasti akan tercium baunya. Meski berusaha menghilangkan jejak dengan berprofesi sebagai tukang becak, pembunuh juragan material di Bekasi akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya.Si pembunuh itu adalah Masrin bin Murtajin, yang telah menjadi buron polisi selama 3 tahun. Dia ditangkap di daerah Ciputat, Tangerang.Demikian disampaikan Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro AKBP Eddy Tambunan di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (30/6/2006)."Penangkapan ini adalah informasi dari masyarakat yang mengatakan ada pelaku pembunuhan di wilayah Ciputat," cetus Eddy.Dijelaskan Eddy, penangkapan dilakukan pada Kamis 29 Juni sekitar pukul 21.30 WIB. "Saat itu dia sedang naik motor dan polisi segera memepetnya. Karena kaget, dia jatuh. Tapi tidak ada perlawanan," jelas dia.Masrin membunuh Ali Harta Winata pada 17 November 2002 sekitar pukul 02.00 WIB. Pembunuhan dilakukan di rumah korban Jl Raya Hankam, RT 6 RW XI No 238, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi."Motifnya kemungkinan besar karena sakit hati akibat dipecat pada 14 November 2002. Dia dipecat karena dianggap tidak becus bekerja," kata Eddy.Eddy lantas menceritakan kronologi peristiwa. Masrin memanjat pagar dan masuk ke dalam rumah korban. Mengetahui Ali berada di kamar mandi, Masrin pun menunggu di balik tembok dengan membawa sebongkah kayu kaso.Begitu keluar dari kamar mandi, Ali lantas dipukul tengkuknya oleh Masrin hingga jatuh terkapar. Masrin lalu mencekik leher Ali hingga tewas.Usai beraksi, Masrin masuk ke kamar korban. Dia melihat Sri Eni, istri Ali yang sedang tertidur nyenyak. Seperti yang dia lakukan pada Ali, Masrin memukul Eni tiga kali dengan menggunakan kayu yang sama. Tetapi Eni berteriak, sehingga Masrin panik dan langsung kabur. Eni pun lolos dari maut.Masrin sempat bersembunyi di rumah familinya di daerah Pondok Gede. Merasa tidak aman, dia pun mengontrak sebuah rumah dan menjalankan profesi baru sebagai tukang becak di daerah Agung Shop, Bekasi Barat, hingga akhirnya kemudian tertangkap di Ciputat. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads