Polisi Ungkap Kendala Padamkan Kebakaran 2 Pabrik di Jababeka

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Kendala Padamkan Kebakaran 2 Pabrik di Jababeka

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 02 Sep 2022 14:52 WIB
Foto udara mobil pemadam kebakaran melakukan pendinginan saat kebakaran pabrik di kawasan Jababeka 1, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/5/2022). Pemadam mengerahkan sebanyak 20 mobil untuk mengatasi kebakaran pabrik yang terjadi pada 09.30 WIB itu, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/rwa.
Penampakan dari atas pemadam kebakaran melakukan pendinginan saat kebakaran pabrik di kawasan Jababeka 1, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/5/2022). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Bekasi -

Pemadaman kebakaran dua pabrik di kawasan industri Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih berlangsung. Ada hal yang membuat pemadaman terkendala.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (2/9/2022), pukul 14.10 WIB, terlihat petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berusaha memadamkan api di lokasi. Kobaran api masih menyala di dalam bangunan pabrik.

Proses pemadaman sudah dilakukan selama kurang lebih 13 jam, terhitung sejak petugas pemadam kebakaran menerima informasi pada pukul 01.00 WIB. Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim mengatakan proses pemadaman berlangsung lama karena objek yang terbakar merupakan bahan kimia.

"Kendala sekarang setelah pendinginan perlu alat yang langsung bisa ke lokasi tersebut. Karena bahan kimianya itu di dasar, itulah yang baranya timbul asap," kata Mustakim di lokasi.

Selain itu, masih terdapat bara api yang bersumber dari bahan kimia di bagian bawah bangunan yang masih terbakar. "Karena baranya dari bara bahan kimia jadi (proses pemadaman) agak lama," jelasnya.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Gulkarmat Kabupaten Bekasi, Mulyadi, mengatakan sejak tadi pagi pihak pemadam kebakaran menggunakan bahan khusus untuk memaksimalkan pemadaman api

"Kita menggunakan untuk cairan dari teepol. Teepol adalah cairan untuk pemadaman bahan kimia. Penggunaan cairan dari semalam karena memang dari bahan kimia yang terbakar," ujarnya.

Mulyadi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendinginan. Selain itu, proses lokalisasi api dilakukan agar api yang masih ada tidak membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.

"Kendalanya karena yang terbakar ini adalah bahan-bahan Kimia. Hingga siang ini alhamdulillah kita sudah mulai pendinginan," pungkasnya.

Lihat juga video 'Kebakaran Melahap Pabrik Aluminium Foil di Gunung Putri Bogor':

[Gambas:Video 20detik]

(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT