Pria Ngamuk di Rumah Mantan Istri di Bogor Berujung Ditahan gegara Sabu!

ADVERTISEMENT

Pria Ngamuk di Rumah Mantan Istri di Bogor Berujung Ditahan gegara Sabu!

M Solihin - detikNews
Jumat, 02 Sep 2022 12:40 WIB
borgol
Ilustrasi borgol (Agung Pambudhy/detikcom)
Bogor -

RAJ (44), pria yang ditangkap polisi setelah menerobos dan merusak rumah mantan istrinya di Gunung Putri, Bogor, resmi ditahan polisi. RAJ ditahan karena kepemilikan sabu.

"Jadi dari Polsek, karena ada barang bukti narkobanya, makanya (RAJ) langsung kita serahkan ke Polres, ke Satuan Narkoba," kata Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha saat dimintai konfirmasi via telepon, Jumat (2/9/2022).

Bayu mengatakan pihaknya telah melakukan tes urine. Hasilnya, RAJ positif narkoba.

"(Hasil tes urine) terbukti sudah, itu jelaslah ya. Iya, positif (mengandung narkoba)," tambah Bayu.

Bayu menyebut DD atau mantan istri RAJ tidak membuat laporan perusakan rumah dan pengancaman yang dilakukan oleh RAJ ke Polsek Gunung Putri. Menurutnya, saat penyelidikan terhadap pelaku, RAJ diserahkan ke Polres Bogor.

"Kan sudah kita limpahkan ke Polres semuanya, karena pertama juga si ibunya ini (korban) kan tidak membuat laporan polisi di Polsek, sehingga dari kami yang nyata-nyata ada temuan narkobanya, makanya (RAJ) langsung diserahkan ke Satuan Narkoba," terang Bayu.

"Kalau kita urus soal kasus perusakan, itu kan masuk pidana ringan. Kemudian, kalau soal pengancaman, kan si ibunya itu harus lapor dulu, jadi harus lapor (buat laporan). Tapi, karena sudah dilimpahkan ke Polres, laporannya (kasus pengancaman) ke Polres," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Muhamad Ilham mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap RAJ terkait kepemilikan sabu. Sampai saat ini, RAJ masih ditahan di Polres Bogor.

"Betul, (RAJ) masih diamankan. Mohon waktu dulu ya, karena kan baru kemarin diamankannya. Kuta masih pemeriksaan," kata Muhamad Ilham.

Baca di halaman selanjutnya: awal mula RAJ ketahuan bawa sabu.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT