Rumah Mewah di Tangsel Milik Tersangka Korupsi Rp 65 M Bank Banten Disita

ADVERTISEMENT

Rumah Mewah di Tangsel Milik Tersangka Korupsi Rp 65 M Bank Banten Disita

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 02 Sep 2022 12:32 WIB
Rumah Mewah Tersangka Korupsi Bank Banten Disita Kejati Banten di Tangsel
Rumah mewah tersangka korupsi Bank Banten disita Kejati Banten di Tangsel. (Foto: dok. Istimewa)
Serang -

Tim penyidik dari Kejati Banten kembali menyita tanah dan aset milik tersangka Rasyid Samsudin, yang terjerat kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi di Bank Banten senilai Rp 65 miliar. Kali ini sebuah rumah mewah di Tangerang Selatan (Tangsel) milik Direktur PT Harum Nusantara Makmur (HNM) tersebut disita.

"Penyitaan hari pada Kamis kemarin, tanah dan bangunan milik tersangka RS," kata Kasi Penkum Kejati Banten Ivan H Siahaan, Jumat (2/9/2022).

Tanah yang disita dari tersangka adalah tanah seluas 1.427 meter persegi di Jalan Kampung Rawa Barat di Pondok Aren, Tangsel. Sedangkan perumahan mewah milik tersangka disita di Perumahan Prima Bintaro sebanyak dua rumah.

Bangunan rumah itu milik tersangka Rasyid yang menggunakan nama istrinya inisial IPS. Bangunan ada di Kaveling 2 dan Kaveling 6 Perumahan Prima Bintaro.

"Barang bukti di atas akan dijadikan barang bukti dalam perkara untuk penyelamatan kerugian negara," katanya.

Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simandjuntak mengatakan upaya pengusutan korupsi di Bank Banten adalah bentuk restrukturisasi bank kebanggaan Pemprov Banten ini. Leonard menyebut bidang perdata dan tata usaha negara dan manajemen Bank Banten sedang memetakan kredit-kredit bermasalah agar tidak ada lagi kasus seperti PT HNM ini.

"Kita lihat kalau memang dari hasil itu ada perbuatan hukum korupsinya, seperti PT HNM kita akan lakukan pidana korupsi," ujar Leonard pada Rabu (31/8) pekan ini.

Sementara itu, pihak manajemen Bank Banten juga mendukung proses hukum yang dilakukan oleh Kejati Banten. Apalagi salah satu tersangka yang ditetapkan adalah eks Kepala Divisi Kredit Komersial sekaligus mantan Plt Pimpinan Cabang di DKI Jakarta Satyavadin Djojosubroto.

Bank Banten menjunjung tinggi keterbukaan informasi serta memberikan pelayan transparan, akuntabel, dan tidak menoleransi praktik korupsi. Tersangka juga diberhentikan secara tidak hormat pada Agustus 2021.

"Terkait proses hukum dugaan tindak pidana korupsi Saudara Satyavadin Djojosubroto, Bank Banten sepenuhnya mendukung penegakan hukum oleh pihak berwenang dan sangat kooperatif serta mengikuti prosedur apa pun yang dibutuhkan agar persoalan ini dituntaskan di tingkat penyidikan," kata Sekretaris PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk Rahmad Hidayat, Jumat (5/8).

Simak juga 'Tersangka Korupsi Rp 104 T Surya Darmadi Segera Disidangkan':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT