Polisi: Bentrok Mahasiswa Universitas Pancasila Diselesaikan Internal Kampus

ADVERTISEMENT

Polisi: Bentrok Mahasiswa Universitas Pancasila Diselesaikan Internal Kampus

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 02 Sep 2022 11:22 WIB
Kombes Yandri Irsan
Plt Kapolres Jaksel Kombes Yandri Irsan (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Bentrok antar-mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik terjadi di Universitas Pancasila, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Polisi memastikan situasi di lokasi saat ini telah kondusif.

"Situasi kondusif. Permasalahannya hanya internal antarfakultas," kataPlt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan saat dihubungi, Jumat (2/9/2022).

Bentrokan itu diketahui melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Peristiwa itu berawal adanya pengeroyokan yang menimpa mahasiswa Fakultas Hukum.

Menurut Yandri, persoalan bentrokan di Universitas Pancasila telah diselesaikan secara internal kampus. Pihaknya pun memastikan tidak ada laporan polisi yang dibuat terkait tindakan pengeroyokan yang sempat terjadi di lokasi.

"Tidak ada laporan (soal pengeroyokan) karena mereka diselesaikan secara internal mereka. Semalam saya dengan Wakil Rektor memediasi mereka," tutur Yandri.

Pemicu Bentrokan

Polisi mengungkap bentrok antar-mahasiswa ini diawali adanya pengeroyokan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan bentrokan diawali adanya perselisihan pribadi antara mahasiswa Fakultas Teknik dengan mahasiswa Fakultas Hukum gegara persoalan helm.

"Awalnya ada mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik sedang nongkrong bareng di kampus UP, kemudian anak Fakultas Teknik ini pinjam motor anak Fakultas Hukum," ujar Zulpan kepada detikcom, Jumat (2/9/2022).

Selanjutnya, motor tersebut dikembalikan ke si pemilik. Namun, pengembalian motor itu tanpa disertai helmnya.

"Kemudian ditanyakan 'helmnya mana?' dijawab 'ambil aja helmnya sendiri kalau berani di Teknik'," tutur Zulpan.

Setelah kejadian itu, terjadi pengeroyokan terhadap korban. Korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

"Korban mengalami luka sakit kepala, mata memar, tulang ekor sakit, sakit leher, dengan cara dipukul dan ditendang," katanya.

Peristiwa pengeroyokan inilah yang kemudian memicu adanya bentrok antarmahasiswa. Bentrokan terjadi pada Kamis (1/9) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Kemudian terjadi keributan kembali di dalam kampus Universitas Pancasila antara mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik," jelas Zulpan.

Jajaran kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu turun tangan ke lokasi. Bentrok antarmahasiswa berhasil diredam dini hari tadi.

Simak juga 'Demo Tolak Kenaikan BBM di NTB Ricuh, Mahasiswa-Polisi Bentrok':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT