Kurangi Emisi Karbon, Pupuk Kaltim Gandeng KOSTRAD Tanam 10 Juta Pohon

ADVERTISEMENT

Kurangi Emisi Karbon, Pupuk Kaltim Gandeng KOSTRAD Tanam 10 Juta Pohon

Hanifa Widyas - detikNews
Kamis, 01 Sep 2022 13:16 WIB
Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat
Foto: Pupuk Kaltim
Jakarta -

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meluncurkan program baru bertajuk Community Forest. Menggandeng TNI, program ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dengan menanam 10 juta pohon hingga 2030.

"PKT akan terus konsisten melakukan inovasi berkelanjutan untuk mencapai target pengurangan emisi karbon lewat beragam program yang mendukung. Berbagai inisiatif dalam koridor ESG kami luncurkan, semua bertujuan untuk mewujudkan komitmen perusahaan dalam transformasi hijau," ungkap Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi dalam keterangan tertulis, Kamis (1/9/2022).

"Setelah sebelumnya kami memperbesar bauran energi listrik operasional dari energi baru terbarukan lewat PLTS Atap dan sepeda motor listrik, sekarang yang terbaru adalah lewat program Community Forest ini. Nantinya, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada potensi penyerapan emisi karbon sebesar 5.379 ton CO2 per tahun," lanjutnya.

Ia lanjut menjelaskan program Community Forest adalah bentuk inovasi PKT untuk mengurangi emisi karbon. Pihak PKT berharap melalui program ini emisi karbon bisa berkurang hingga 32,50 persen di tahun 2030 mendatang.

Tidak hanya menyerap emisi karbon, program Community Forest juga bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi penanaman, dan memberi nilai tambah ekonomi pada lahan yang kurang produktif.

Sebab, pihak PKT juga akan mendampingi masyarakat sekitar lahan penanaman untuk bisa mengolah, memelihara, hingga mendistribusikan hasil panen nantinya di masa mendatang. Upaya ini akan difasilitasi oleh program PKT lainnya, yakni AgroSol dengan melakukan tumpangsari tanaman pangan di sekitar lahan Community Forest.

"Nantinya masyarakat juga akan diberikan pengetahuan tentang bagaimana memelihara hingga mendistribusikan hasil panen tanaman. Selain untuk melestarikan lingkungan hidup, kami berharap program Community Forest ini dapat berkontribusi langsung untuk mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi penanaman. Diawali dari kerja sama yang baik antara PKT dengan KOSTRAD ini, semoga kedepan bisa menjadi tolak ukur yang baik bagi kedua belah pihak untuk melestarikan lingkungan," tandas Rahmad.

TNI diketahui menjadi salah satu mitra yang mendukung program tersebut. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan dukungan dengan menyediakan lahan untuk penanaman pohon.

Adapun pada tahap awal di tahun 2022, pihak PKT menggandeng Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) untuk menanam 3 ribu pohon di area Latihan KOSTRAD Cibenda, Sukabumi seluas 10 hektare. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan hingga total tanaman lebih dari 60 ribu di lahan seluas 200 hektare. Banyak jenis tanaman yang ditanam, seperti mangga, nangka, durian, alpukat, sirsak dan beberapa tanaman buah langka seperti matoa, bisbul, menteng dan gandaria.

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut pihaknya sangat mendukung pelaksanaan program Community Forest yang digagas PKT. Ia berharap program tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat.

"Ini adalah salah satu bentuk nyata bahwa kami dari TNI bersama PKT bisa berkontribusi langsung untuk mengurangi emisi karbon yang menjadi salah satu penyebab utama perubahan iklim sekarang ini. Kami dari TNI nantinya akan terus bersinergi bersama PKT untuk menyediakan lahan sebanyak mungkin untuk bisa ditanami pohon. Diawali dari Lapangan Latihan KOSTRAD ini, semoga nantinya bisa bermanfaat tidak hanya untuk TNI tapi juga untuk masyarakat sekitar," jelas Maruli.

Lihat juga video 'Jokowi Targetkan Tanam 1 Juta Kelapa Genjah Se-Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT