ADVERTISEMENT

Menag: 90 Jemaah Haji Wafat, 3 Orang Masih di RS Saudi

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 31 Agu 2022 12:32 WIB
Rapat Komisi VIII DPR dan Menag, Rabu (31/8/2022). (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Rapat Komisi VIII DPR dan Menag, Rabu (31/8/2022). (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan soal perkembangan rekapitulasi jumlah jemaah haji 1443 H tahun 2022 yang sakit dan wafat. Yaqut menyampaikan sampai saat ini ada 3 jemaah yang masih tertinggal di Tanah Suci.

"Jemaah sakit yang masih tertinggal di Rumah Sakit Arab Saudi Mekah sampai dengan saat ini ada 3 orang," kata Yaqut dalam rapat Komisi VIII DPR bersama Kemenag di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Sementara itu, lanjut Yaqut, jumlah jemaah haji yang wafat saat melakukan ibadah haji ada 90 orang. Yaqut mengatakan jemaah haji yang meninggal dunia terdiri dari jemaah haji reguler dan haji khusus.

"Jumlah jemaah wafat sampai akhir operasional haji sebanyak 90 orang, terdiri dari 88 jemaah haji reguler dan 2 jemaah haji khusus," katanya.

Yaqut memerincikan tempat-tempat jemaah wafat, yaitu di daerah kerja atau daker bandara, daker Mekah, daker Madinah, dan Masyair. "Rincian tempat wafat sebagai berikut, daker bandara sebanyak 7 jemaah, daker Mekah sebanyak 61 jemaah, daker Madinah sebanyak 14 jemaah, dan Masyair sebanyak 8 jemaah," kata Yaqut.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat menyampaikan soal jumlah jemaah haji yang wafat per akhir Juli lalu. Tercatat sebanyak 27 jemaah wafat pada masa pra-Armuzna, dalam rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022. Ada 16 jemaah yang wafat pada masa Armuzna, 8 hingga 12 Juli 2022. Sisanya atau 30 jemaah wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.

"Jumlah jemaah wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni sampai dengan hari ke-52 operasional haji sebanyak 73 orang, terdiri atas 71 jemaah haji reguler dan dua jemaah haji khusus," kata Arsad melalui keterangan tertulis, Senin (25/7).

Arsad mengatakan pemulangan jemaah haji yang diberangkatkan pada gelombang pertama sudah berlangsung sejak 15 Juli 2022. Mendarat saat kedatangan di Madinah, mereka secara bertahap dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah setelah menjalani ibadah haji.

"Secara bertahap, sejak 15 Juli sampai hari ini, 27.280 jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama sudah pulang ke Tanah Air," ujarnya.

Lihat juga video 'Tangis Haru Warnai Penjemputan Kedatangan Jemaah Haji di Sidrap':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT