Tarif Parkir di Minimarket Kemang Kok Sampai Rp 15 Ribu? Ini Kata Polisi

ADVERTISEMENT

Tarif Parkir di Minimarket Kemang Kok Sampai Rp 15 Ribu? Ini Kata Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 30 Agu 2022 18:19 WIB
Papan rambu parkir
Ilustrasi Parkir (dok. detikcom)
Jakarta -

Keluhan tarif parkir di halaman depan minimarket kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang mencapai Rp 15 ribu, membuat heboh. Lalu, kenapa tarif parkir di lokasi itu bisa mahal?

Kapolsek Mampang Kompol Supriadi mengatakan pihaknya telah menyelidiki dugaan adanya pemerasan dalam peristiwa tersebut. Namun, perihal tarif parkir yang tergolong mahal di minimarket Kemang, Supriadi mengaku hal itu bukan termasuk wewenang kepolisian.

"Kalau masalah parkir, bukan wewenang kita. Kalau masalah perparkiran, ada bidangnya sendiri yang menangani," kata Supriadi saat dihubungi, Selasa (30/8/2022).

Supriadi mengatakan kepolisian hanya fokus pada dugaan pemerasan dan pungutan liar di lokasi. Tukang parkir yang meminta tarif parkir Rp 15 ribu kepada warga pun telah diperiksa.

"Kita lidik (selidiki) apakah ada unsur pemerasan, punglinya. Tapi setelah kita tanya-tanya kita konfirmasi nggak ada," jelas Supriadi.

Tak Ada Unsur Paksaan

Polisi telah melakukan penyelidikan perihal keluhan warganet tentang biaya parkir senilai Rp 15 ribu di sebuah minimarket kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Polisi menyebut tidak ada unsur paksaan dari peristiwa itu.

"Nggak ada unsur paksaan. Dia (korban) ngasih, cuman mempertanyakan aja kenapa Rp 15 ribu," kata Supriadi.

Supriadi mengatakan tukang parkir minimarket yang mematok tarif Rp 15 ribu itu pun telah diperiksa. Namun, lantaran tidak ditemukan unsur pemerasan, pelaku telah dipulangkan.

"Tidak kita tahan (tukang parkir)," katanya.

Supriadi melanjutkan kasus itu bermula ketika korban yang mengendarai mobil parkir di halaman depan minimarket. Saat itu korban hendak belanja di restoran yang berada di seberang minimarket.

Namun, ketika selesai berbelanja dan hendak pergi dari lokasi, korban dikenai biaya tarif parkir oleh tukang parkir minimarket. Korban diminta membayar Rp 15 ribu.

Supriadi mengatakan tidak ada pemerasan dari peristiwa tersebut. Korban pun disebut membayar biaya parkir sebesar Rp 15 ribu itu.

"Jadi kepolisian Polsek Mampang sudah menindaklanjuti, sudah mengamankan orangnya, sudah dikonfirmasi. Tapi ternyata kesalahpahaman. Dia parkir di Indomaret, tapi belanjanya di seberang. Cuman dia kaget aja kok bayarnya segitu," ujar Supriadi.

Kasus ini viral di media sosial setelah salah satu warganet mengunggah peristiwa itu di sebuah akun Tiktok. Menurut Supriadi, pihaknya masih mencoba menelusuri identitas korban untuk mendapatkan keterangan perihal peristiwa tersebut.

"Hanya nanti kalau kita ketemu sama si pemilik akun itu akan kita panggil lagi yang bersangkutan (tukang parkir) untuk mengkonfirmasi seperti apa. Apakah ada unsur paksaan. (Tukang parkir) sudah kita mintai keterangan habis itu kita pulangkan," jelas Supriadi.

Viral di Media Sosial

Sebuah unggahan memuat keluhan seorang warganet perihal biaya parkir di sebuah halaman minimarket di Kemang, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial (medsos). Pengunggah menyebut harus mengeluarkan duit Rp 15 ribu ketika membayar parkir.

Pengunggah mengaku terkejut ketika harus membayar parkir Rp 15 ribu di halaman minimarket tersebut.

"Pas gue baru buka mobil si tukang parkir bilang 'Mbak bayar dulu'. 'Hah, berapa?'. 'Rp 15 ribu' What? Gue yang norak apa tukang parkirnya yang kebangetan? Beli (minum) Rp 5.500, parkir Rp 15 ribu," bunyi keluhan penggunggah seperti dilihat, Selasa (30/8).

Simak juga 'Korlantas Polri Gandeng SPBU-Pengelola Parkir untuk Sosialisasikan Pajak':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT