Akses Sulit, Logistik Pengungsi Sinjai Kian Menipis
Kamis, 29 Jun 2006 13:38 WIB
Makassar - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga kini masih terisolir lantaran akses menuju lokasi tersebut terputus akibat longsoran. Logistik pengungsi pun semakin menipis.Di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah misalnya, logistik pengungsi yang berjumlah sekitar 1.400 orang kini kian menipis. Mereka berasal dari dua dusun, yakni Dusun Madubbu dan Dusun Tapillasa.Informasi yang diperoleh detikcom dari Satlak Sinjai, Kamis (29/6/2006), bantuan logistik yang masuk di daerah ini terhambat lantaran jalan menuju tempat pengungsian terhadang longsoran.Bahkan untuk masuk di daerah ini, tim relawan harus jalan sekitar 5 km di jalanan yang berlumpur untuk mendistribusikan bahan makanan. Logistik diperkirakan hanya bertahan hingga beberapa hari saja.Bukan hanya bahan makanan saja, akibat bantuan obat-obatan yang kurang, dilaporkan bahwa sejumlah warga pengungsi terserang penyakit. Mulai dari penyakit kulit hingga diare.Pengungsi juga khawatir dengan longsor susulan. Sebab selain di lokasi mulai terdapat retakan-retakan tanah, juga diperkirakan kalau hujan tiba, retakan itu akan berubah menjadi longsoran.Selain Kecamatan Sinjai Tengah, sejumlah daerah yang masih terisolalir yakni Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Barat dan Sinjai Selatan. Padahal sejak hari ketiga terjadinya bencana di Sinjai, sejumlah alat berat telah dikirim di wilayah ini, namun sulitnya medan menyebabkan daerah ini masih tertutup longsoran.
(jon/)











































