ADVERTISEMENT

Kemendagri-Kemenkeu Dukung Penguatan Tata Kelola Zakat BAZNAS

Hanifa Widyas Sukma Ningrum - detikNews
Jumat, 26 Agu 2022 18:21 WIB
Rakor BAZNAS
Foto: BAZNAS
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI mendukung upaya penguatan kelembagaan dan tata Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pengumpulan serta penyaluran ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) menjadi lebih baik.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro mengatakan Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 420.12/4456/SJ tentang Penguatan Kelembagaan BAZNAS di Daerah. Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat surat yang ditujukkan kepada Gubernur/Bupati/Walikota terkait surat edaran penguatan kelembagaan BAZNAS tersebut.

"Dalam peraturan Menteri Dalam Negeri, dalam penyusunan APBD sudah tercantum bahwa BAZNAS ini termasuk salah satu yang bisa menerima hibah. Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak boleh ragu-ragu untuk membantu BAZNAS di Porvinsi/Bupati/Walikota," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/8/2022).

Diketahui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 menegaskan pemerintah daerah dapat menyediakan alokasi anggaran dalam APBD Tahun Anggaran 2022, antara lain untuk BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota dalam bentuk belanja hibah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan diterbitkannya aturan tersebut, Suhajar berharap kinerja penyaluran zakat oleh BAZNAS dapat meningkat serta pengumpulan zakat bisa lebih maksimal.

Sementara itu, Kepala Biro SDM Kemenkeu Rukijo menyampaikan Kemenkeu selalu mendukung berbagai kebijakan, termasuk zakat yang berfungsi sebagai pengurang penghasilan kena pajak. Ia berharap potensi ini dapat terus digarap, ditingkatkan, serta mampu meningkatkan pengumpulan zakat yang dilakukan BAZNAS.

"Kemenkeu juga sudah melakukan upaya pemungutan zakat dari pegawai sesuai melalui Surat Edaran SE-22/MK.01/2016 tentang Pembayaran Zakat/Infak/Sedekah melalui Payroll System bagi Pegawai Beragama Islam di Lingkungan Kementerian Keuangan, yang nantinya akan disetorkan melalui UPZ Kemenkeu," jelasnya.

Sebagai informasi, dukungan tersebut disampaikan Suhajar Diantoro serta Rukijo dalam Rakornas BAZNAS 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/8) malam.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT