Proyek Got Antibanjir Permukiman Duren Sawit Dilanjut September

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Proyek Got Antibanjir Permukiman Duren Sawit Dilanjut September

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 25 Agu 2022 16:13 WIB
Kondisi kawasan permukiman Gg Haji Dogol, Jl Statistik, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 21 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Kondisi kawasan permukiman Gg Haji Dogol, Jl Statistik, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 21 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Proyek got antibanjir di permukiman yang sempat terendam banjir Maret lalu bakal dilanjutkan. Got di kawasan permukiman ini bakal mengurangi risiko banjir, bersamaan got yang dibangun di kawasan samping tanah kosong, mengarah ke Kanal Banjir Timur (KBT).

Permukiman yang semula terendam banjir ada di Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sampai saat ini, got yang telah dibangun di kawasan permukiman ini masih berwujud parit dengan karung-karung dan konstruksi kayu-kayu sebagai penguat. Parit ini mengalirkan air dan terhubung ke Waduk Haji Dogol. Nantinya, parit ini bakal dibangun lebih baik.

"Rencananya dalam satu pekan ini akan ada pengerjaan pintu air," kata Ketua RT16/RW7 Pondok Bambu, Iwan, kepada detikcom, Kamis (25/8/2022).

Iwan menjelaskan sosialisasi dari pihak Pemerintah Provinsi DKI kepada warga sudah disampaikan di Kelurahan Pondok Bambu pada Senin (22/8) kemarin. Warga mendapat informasi, pembangunan lanjutan got di kawasan permukiman bakal dilanjutkan awal bulan depan.

Got antibanjir di permukiman Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 11 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)Got antibanjir di permukiman Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim, 11 Juli 2022. (Mulia Budi/detikcom)

"Kalau tidak ada masalah, sekitar tanggal 5 September akan ada rencana pengerjaan sodetan dari embung Haji Dogol melewati kompleks perumahan Gang Statistik itu," kata Iwan.

Pada pekan-pekan terakhir ini, hujan deras sudah sempat mengguyur Jakarta. Namun Iwan bersyukur banjir tidak menggenangi kawasan ini lagi.

Kondisi saluran air antibanjir di kawasan Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 7 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Kondisi saluran air antibanjir di kawasan Gang Statistik, Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, 7 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Lanjutan pembangunan got di permukiman ini disebut Dinas Sumber Daya Air (SDA) sebagai 'saluran baru'. Hal ini sudah disampaikan Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Puryanto, pada 7 Juni lalu.

"Nanti rencananya ada lagi pembangunan saluran baru yang melintasi Kompleks Statistik. Jadi ada dua pembuangan untuk mengalirkan air dari embung Haji Dogol," kata Puryanto saat itu.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT