Dinkes DKI: Belum Ada Penularan Lokal Kasus Cacar Monyet di Jakarta

ADVERTISEMENT

Dinkes DKI: Belum Ada Penularan Lokal Kasus Cacar Monyet di Jakarta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 24 Agu 2022 13:16 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Kasus pertama cacar monyet atau monkeypox terdeteksi di DKI Jakarta. Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan belum ada kasus penularan lokal yang ditemukan di Jakarta.

"Kita belum menemukan penularan lokal di Jakarta," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia saat dihubungi, Rabu (24/8/2022).

Dwi memastikan penangan serta kewaspadaan virus monkeypox telah berjalan baik. Saat ini sejumlah rumah sakit hingga klinik milik swasta dan pemerintah di Jakarta berhasil mendeteksi suspek cacar monyet.

"Artinya semua tingkat kewaspadaan tenaga kesehatan di DKI Jakarta bagus dan terbukti bisa menduga beberapa kasus," jelasnya.

Selain itu, Dwi menyampaikan masa inkubasi virus monkeypox sekitar 21 hari. Sejauh ini, Dinkes belum menyiapkan lokasi isolasi, khusus bagi pasien cacar monyet.

Pasien diperkenankan menjalani isolasi mandiri di kediamannya apabila kondisi kesehatannya cenderung stabil.

"Jadi untuk pasien kebijakannya, jika dia mampu melakukan isolasi mandiri dengan baik, diperkenankan isolasi mandiri. Untuk kebutuhan perawatan sesuai dengan kebutuhan kondisi medisnya. Misalnya dia punya gejala berat yang mengharuskan dia dirawat, maka (harus) dirawat," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan tracing kontak erat penyakit cacar monyet atau monkeypox. Diketahui pasien 01 cacar monyet ini baru saja kembali pulang dari negara di Eropa Barat.

"Diketahui pasien tersebut mengalami keluhan kesehatan beberapa hari setelah kembali ke Indonesia pascaperjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat pada 8 Agustus 2022," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulis, Senin (22/8/2022).

Dia juga mengatakan bahwa hasil tracing dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menemukan 3 (tiga) orang kontak erat. Ketiganya dalam kondisi baik dan tidak mempunyai keluhan kesehatan.

"Sebelum ditemukannya kasus pertama ini, kami sudah pernah menerima laporan dan melakukan penyelidikan epidemiologi pada 11 orang terduga yang ditemukan sejak 20 Mei 2022, yang semuanya setelah melalui pemeriksaan laboratorium diketahui negatif cacar monyet. Hal ini sebagai bagian dari upaya menemukan kasus sedini mungkin, agar dapat dilakukan pemutusan rantai penularan dengan segera," jelas Widyastuti.

Simak Video: Kenali Lagi Tanda dan Gejala Cacar Monyet

[Gambas:Video 20detik]




(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT