ADVERTISEMENT

6 Pengeroyok Ade Armando Jalani Sidang Tuntutan Siang Ini

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 24 Agu 2022 06:27 WIB
Ade Armando dihadirkan jaksa sebagai saksi sidang kasus pengeroyokan kepada dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Ade Armando buka suara momen kejadian tersebut.
Terdakwa pengeroyokan Ade Armando saat menjalani sidang. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Enam terdakwa pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando akan menjalani sidang tuntutan. Keenam terdakwa itu menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat.

Dilansir SIPP PN Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022), sidang tuntutan akan digelar di ruang Oemar Seno Adji 1 pukul 13.00 WIB. Enam terdakwa itu adalah Marcos Iswan, Komar, Abdul Latif, Al Fikri Hidayatullah, Dhia Ul Haq, dan Muhannad Bagja.

"Rabu 24 Agustus 2022 pukul 13.00 WIB-selesai, agenda untuk tuntutan," tulis SIPP.

Dakwaan

Keenam terdakwa didakwa melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan luka kepada Ade Armando. Jaksa mengatakan Ade Armando dikeroyok di depan gedung DPR RI, Jakarta, pada 11 April 2022, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Bahwa para terdakwa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang menyebabkan orang luka pada tubuhnya atau menghancurkan barang-barang," bunyi surat dakwaan jaksa yang dibacakan di PN Jakarta Pusat, Rabu (22/6).

Berikut ini kekerasan yang dilakukan enam terdakwa:

- Marcos Iswan menendang saksi korban Ade Armando sebanyak dua kali menggunakan kaki kanan hingga saat itu saksi korban Ade Armando terjatuh miring di jalan.
- Komar memukul menggunakan tangan kanan mengepal sebanyak satu kali mengenai bagian rahang sebelah kiri, kemudian memukuli bagian kepala korban sebanyak satu kali, saat itu saksi korban Ade Armando sedang dikerumuni dan dipukuli oleh massa.
- Abdul Latif memukul pipi saksi korban Ade Armando pada bagian sebelah kiri sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan kanan.
- Muhannad Bagja menarik kaus saksi korban Ade Armando menggunakan tangan kiri.
- Al Fikri Hidayatullah memukul bagian mata sebelah kanan saksi korban menggunakan tangan kosong sebelah kanan dan menendang dengan kaki kiri sebanyak tiga kali mengenai bagian paha bagian perut saat saksi korban Ade Armando sudah jatuh tersungkur.
- Dhia Ul Haq dari arah belakang langsung memukul kepala bagian belakang saksi korban Ade Armando dengan menggunakan tangan kanan.

Lihat juga video 'DPR soal Face Recognition Pengeroyok Ade Armando Salah: Yang Keliru Itu Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT