"KNPI tidak hanya peduli dengan politik semata, namun kita sangat peduli dan fokus terhadap wabah PMK yang mengancam masyarakat khususnya para peternak kita," kata Ryano dilansir Antara, Selasa (23/8/2022).
Ryano menilai percepatan dalam penanggulangan diperlukan agar meminimalisir dampak krisis yang tidak hanya menimpa para peternak, namun juga masyarakat. Hal ini disampaikan Ryano dalam dialog 'Membangun Sinergi Penerapan Manajemen Krisis untuk Mengatasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku' di Pasuruan, Jawa Timur.
"Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah Pemerintah Indonesia, terutama satuan tugas yang ditugaskan langsung oleh Presiden Jokowi untuk menyelesaikan persoalan PMK," tuturnya.
"Kami mendorong pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar segera melakukan langkah percepatan relaksasi kredit perbankan kepada para peternak yang terdampak PMK yang tentunya harus bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan institusi terkait lainnya agar kebijakan tersebut dapat tepat sasaran dan tepat waktu kepada para peternak kita," ucapnya.
Selain itu, ia juga meminta pemerintah melakukan pengawasan secara ketat dan bertindak tegas pada pihak-pihak atau oknum yang memanfaatkan situasi krisis PMK.
"Saya berharap kita harus yakin bahwa masa-masa sulit ini dapat kita atasi dengan gotong royong, kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak," ujarnya. (dwia/dwia)











































