Melihat Lagi Pernyataan Sambo dan Putri, Kini Tersangka Pembunuhan

ADVERTISEMENT

Melihat Lagi Pernyataan Sambo dan Putri, Kini Tersangka Pembunuhan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 21 Agu 2022 12:26 WIB
Kolase foto Irjen Ferdy Sambo (detikcom)
Kolase foto Irjen Ferdy Sambo (Dok. detikcom)
Jakarta -

Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, telah ditetapkan tersangka di kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Sambo dan Putri kini terancam hukuman mati.

Dalam kasus pembunuhan berencana ini, Ferdy Sambo mengakui merekayasa kematian Brigadir J. Hal tersebut disampaikan Irjen Sambo melalui pengacaranya, Arman Hanis. Arman menyampaikan pesan Sambo yang ditulis melalui ponselnya di rumah pribadi Sambo, Jalan Saguling III, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022).

Dalam pesan yang dibacakan Arman, Sambo mengaku melakukan perbuatannya tersebut demi menjaga dan melindungi marwah keluarganya.

"Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai," kata Arman Hanis membacakan pesan Sambo.

Pernyataan Sambo, 4 Agustus 2022

Ferdy Sambo juga pernah berbicara soal kasus kematian Brigadir J saat pemeriksaan keempat di Bareskrim pada Kamis (4/8/2022). Kala itu Sambo pertama kali muncul di publik dan buka suara soal kasus tewasnya Brigadir J.

Saat itu Sambo menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yoshua. Dia berharap publik tidak memberikan asumsi terkait kasus ini. Berikut ini pernyataan lengkapnya:

Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, sekarang yang keempat di Bareskrim Polri.

Selanjutnya saya juga intinya menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga.

Kemudian yang kedua, saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua. Semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Yosua kepada istri dan keluarga saya.

Selanjutnya, saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk terus bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi, simpang siurnya peristiwa di rumah saya.

Saya mohon doa agar istri saya segera pulih dari trauma dan anak-anak saya juga bisa melewati kondisi ini sekian dan terima kasih.

Pernyataan Sambo, 11 Agustus 2022

Irjen Ferdy Sambo mengakui telah merekayasa kematian Brigadir J. Akibat perbuatannya itu, Sambo pun menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berikut ini pernyataan lengkap Irjen Sambo yang dibacakan Arman Hanis:

Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan informasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga.

Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan.

Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai.

Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada bapak Kapolri yang sangat saya hormati, saya memohon maaf dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini saya memohon maaf. Sekali lagi saya memohon maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri.

Izinkan saya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah saya perbuat sesuai hukum yang berlaku.

Pernyataan Putri, 7 Agustus 2022

Putri Candrawathi muncul ke publik untuk pertama kalinya di Mako Brimob, Minggu (7/8/2022). Putri mendatangi Mako Brimob bersama anaknya dan didampingi pengacara Arman Hanis.

Arman mengatakan saat itu belum bisa menemui Sambo karena belum diberikan izin. Dalam kesempatan itu, Putri Candrawathi pun buka suara. Dia memohon doa agar bisa menjalani masa sulit. Berikut ini pernyataan Putri:

Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya. Saya mohon doa, biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini. Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami.

Simak Video 'Kejagung Telah Terima Berkas Perkara Irjen Ferdy Sambo Cs':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT