ADVERTISEMENT

Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan untuk 2 Insan Grup MIND ID

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 09:37 WIB
MIND ID
Foto: MIND ID
Jakarta -

Dua insan grup BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID memperoleh tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka adalah VP Perawatan Alat Produksi dan Penunjang Tambang PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Slamet Widodo, serta VP Pengelolaan Lingkungan & Penunjang Tambang PTBA Amarudin.

Tanda Kehormatan diberikan pada Slamet Widodo karena prestasinya dalam inovasi pemanfaatan teknologi digital. Sedangkan Amarudin berhasil menerapkan Green Mining System. Keduanya juga dinilai berjasa pada negara Indonesia dalam bidang pertambangan, sehingga bermanfaat bagi lingkungannya dan dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

Selain mereka, penghargaan Satyalancana Wira Karya juga diberikan kepada pegawai di lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN di sektor energi lainnya pada Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, Rabu (17/8).

"Sebagai Holding Industri Tambang di Indonesia kami bangga atas prestasi yang diraih ke-2 insan dari PTBA. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar sustainability pathway MIND ID, yaitu people. Di mana MIND ID mendorong komitmen yang kuat dan berkesinambungan terhadap aspek pengembangan kompetensi setiap karyawannya serta menciptakan ekosistem lingkungan kerja yang terus berinovasi," ujar Direktur Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/8/2022).

Sementara itu, Direktur Utama PTBA Arsal Ismail berharap jajarannya bisa terdorong untuk membuat pembaruan dalam rangka mewujudkan transformasi PTBA.

"Kami memberikan kesempatan kepada setiap insan PTBA untuk mengembangkan diri dan berinovasi untuk kebaikan bersama, perusahaan dan Indonesia. Dengan demikian, PTBA dapat terus melakukan kegiatan penambangan yang lebih optimal, efisien, dan berkelanjutan," tuturnya.

Diketahui, Widodo berhasil mendorong inovasi optimasi dan integrasi Coal Handling Facility (CHF) System melalui penerapan teknologi industri 4.0 di PTBA. Berkat inovasi tersebut, pengisian dan penimbangan batu bara ke gerbong kereta api kini dapat dilakukan secara otomatis dan bisa dipantau melalui ponsel. Waktu proses pengisian batu bara ke gerbong kereta pun menjadi lebih cepat. Dengan kapasitas pengeluaran batu bara dari lokasi tambang ke pelabuhan yang lebih besar dibanding pesaing.

Selain itu, Widodo bersama jajaran Satuan Kerja Perawatan Listrik juga membuat System Monitoring Operasional terintegrasi. Inovasi ini mampu menghapus hambatan jarak tempuh dalam melakukan software maintenance, troubleshooting, dan analisa terhadap sistem kendali di PTBA. Analisa data pun lebih mudah dan akurat karena semua data operasional disimpan secara otomatis dan real time.


Sedangkan Amarudin dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya karena inovasi dalam metode floating wetland sebagai upaya pengendalian air asam tambang. Amarudin bersama jajaran Satuan Kerja Pengelolaan Lingkungan & Penunjang Tambang (PLPT) memanfaatkan tanaman akar wangi untuk memurnikan air asam tambang.

Dalam pemanfaatan akar wangi itu, dilakukan inovasi dengan constructed floating wetland di mana akar wangi tersebut tetap dapat optimal dalam menyerap logam berat walaupun ditanam pada kondisi berair.

Untuk diketahui, constructed floating wetland berperan sebagai media tanam agar akar wangi bisa tumbuh di tanah, namun akarnya dapat berada di air asam tambang. Tanaman akar wangi mengumpulkan logam berat melalui akar, lalu diakumulasi di dalam tubuhnya. Karena itu akar wangi dipanen secara berkala, kemudian dijadikan bahan baku pupuk kompos untuk dimanfaatkan pada reklamasi lahan tambang. Selain akar wangi, metode ini juga memanfaatkan tanaman lain seperti eceng gondok dan kiambang.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT