ADVERTISEMENT

KAI Ungkap Perlintasan yang Rawan Kena Lemparan Batu di Jakarta

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 07:10 WIB
Menyambut momen HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) konsisten memasang livery khusus pada lokomotif dan kereta serta ornamen HUT RI di stasiun-stasiun.
Ilustrasi (Foto: Dok KAI)
Jakarta -

Kereta api mengalami aksi pelemparan batu yang melintas di Matraman, Jakarta Timur. PT KAI Daerah Operasi I Jakarta mengungkap daerah-daerah yang rawan tindak pelemparan batu.

"Ada beberapa daerah rawan karena jalur sebagian besar sangat terbuka dan berdekatan dengan permukiman," kata Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa, saat dihubungi, Jumat (19/8/2022).

Dari kriteria yang disebut, Eva menyampaikan ada dua perlintasan yang rawan aksi pelemparan batu. Meski begitu, Eva belum menyampaikan data berapa banyak kejadian aksi pelemparan batu terjadi di wilayah Jakarta.

"Seperti lintasan Bogor-Manggarai, atau Bekasi-Manggarai," katanya.

Terkait kejadian di Matraman, Eva menyebut PT KAI sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Diketahui, aksi pelemparan tersebut dilakukan oleh pemuda dan viral di media sosial.

"Daop 1 Jakarta mengecam aksi pelemparan batu yang terjadi pada video tersebut karena tindakan itu dapat membahayakan perjalanan dan menimbulkan korban," kata Eva.

PT KAI berkomunikasi dengan polisi untuk melacak pelaku pelemparan batu. Petugas internal PT KAI pun turut melakukan penyisiran di lokasi.

"Saat ini Daop 1 Jakarta tengah berkoordinasi dengan pihak berwajib serta berupaya mencari pelaku. Tim pengamanan Daop 1 juga terus melakukan penyisiran serta pengamanan di area yang rawan pelemparan termasuk pada video," terang Eva.

Menurut Eva, tindakan para pelaku yang viral itu bisa dikenakan sanksi pidana. Eva menyebut secara aturan yang berlaku pelaku pelemparan batu ke arah kereta yang tengah melintas bisa dipenjara selama 15 tahun.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

Lihat juga Video: PT KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu ke Kereta di Jaktim

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT