ADVERTISEMENT

MPR Jelaskan Tupoksi-PPHN ke Putra-Putri Peserta Jambore Nasional 2022

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 19:52 WIB
MPR
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Plt. Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI, Siti Fauziah menerima kunjungan 'Wisata Edukasi' para peserta Jambore Nasional (Jamnas) XI Tahun 2022. Ia melakukan dialog interaktif mengenai Lembaga MPR, tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) hingga kegiatan dan kewenangan MPR.

Diketahui, kegiatan ini diikuti sekitar 92 Pramuka penggalang putra dan putri dari berbagai Kwarcab Gerakan Pramuka seluruh Indonesia. Hadir pula kakak pembina dan pendamping dari Kwartir Nasional.

"MPR adalah rumah besar rakyat Indonesia. Sebagai rumah besar, implementasi kebinekaan dan persatuan Indonesia sangat kental dan terasa sekali. Antara lain, seluruh Pimpinan MPR berjumlah 10 orang merepresentasikan semua elemen partai politik yakni berasal dari 9 fraksi dan 1 kelompok DPD. Sedangkan anggota MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum," papar perempuan yang akrab disapa Titi dalam keterangannya, Jumat (19/8/2022).

Titi menjelaskan setiap bulan Agustus, rumah rakyat ini rutin menyelenggarakan kegiatan besar tahunan. Mulai dari pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden RI hingga Peringatan Hari Konstitusi dan HUT MPR RI.

"Seperti kemarin tanggal 16 Agustus 2022, MPR sukses menggelar Sidang Tahunan dan tanggal 18 Agustus 2022 melaksanakan Peringatan Hari Konstitusi," tambahnya.

Lebih lanjut, Titi menjelaskan soal kewenangan dan tugas-tugas konstitusional MPR sebagai lembaga tinggi negara. Menurutnya, MPR memiliki kewenangan tertinggi yakni berwenang mengubah dan menetapkan konstitusi atau UUD NRI Tahun 1945.

"Untuk tugas, MPR memiliki tugas besar yang sangat penting untuk rakyat Indonesia dan untuk anak muda milenial seperti kalian, yakni melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR," tutur Titi.

Selain memberi penjelasan kepada para peserta, Titi juga secara spontan memberi pertanyaan interaktif terkait sosialisasi MPR.

"Siapa yang bisa menyebutkan apa yang disosialisasikan MPR itu?" tanyanya.

Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Dennis, salah satu Pramuka putra asal Kwarcab Waringin Barat. Dennis menjawab empat pilar terdiri dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Jawaban yang sangat bagus," puji Titi.

Menurut Titi, pertanyaan spontan ini membuat dialog berjalan semakin lancar serta memancing antusiasme dan keingintahuan peserta. Ia pun menanyakan mengenai kepanjangan GBHN saat para peserta berada di ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen. Dengan lugas, para seorang Pramuka putri menjawab kepanjangan GBHN yaitu 'Garis-Garis Besar Haluan Negara'.

Titi menerangkan haluan negara seperti GBHN saat ini menjadi wacana penting untuk bangsa di MPR RI dengan sebutan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). PPHN dirancang agar pembangunan nasional berjalan terarah, terukur, dan berkesinambungan demi kemajuan bangsa dan sejahteranya rakyat.

"Saat ini terus masih dikaji di MPR RI. Kajian serius yang dilakukan bertujuan agar PPHN ini bisa muncul sesuai tujuan awal dan sesuai kehendak rakyat," tambahnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan ini Titi turut didampingi Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Biro Humas Setjen MPR RI, Budi Muliawan. Di penghujung acara, Titi memberikan tantangan kepada seluruh peserta untuk membuat yel-yel semangat dengan tema MPR. Dengan waktu yang ditentukan, para peserta berhasil membuat kreasi yel-yel semangat tersebut dan secara bergantian melakukan aksi yang mendapatkan tepuk tangan dari Titi.

Titi berpesan agar para Pramuka yang merupakan generasi muda bangsa dan penerus kepemimpinan bangsa harus menjaga dan menumbuhkembangkan hal-hal baik yang ada selama mengikuti kegiatan Pramuka.

"Beberapa yang menjadi ciri khas Pramuka adalah kreatif dan inovatif, contohnya yel-yel tadi. Itu adalah kreasi sederhana yang sangat bagus. Kembangkan kreativitas dan inovasi kalian secara maksimal, maka kalian akan muncul manusia Indonesia yang berkualitas demi majunya Indonesia tercinta," tandasnya.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT