ADVERTISEMENT

Alasan Lurah di Tangerang Selamatkan Merah Putih Saat Hujan Deras

Khairul Ma'arif - detikNews
Jumat, 19 Agu 2022 13:13 WIB
Video Lurah Cipadu M Sapriansyah menyelamatkan bendera Merah Putih di tengah guyuran hujan deras viral di medsos. Begini ceritanya. (Tangkapan layar video viral)
Lurah Cipadu M Sapriansyah menyelamatkan bendera Merah-Putih di tengah guyuran hujan deras viral di medsos. Begini ceritanya. (Tangkapan layar video viral)
Jakarta -

Lurah Cipadu Kota Tangerang M Sapriansyah menyelamatkan bendera Merah-Putih di tengah hujan deras viral di media sosial (medsos). Ia mengungkapkan alasan menyelamatkan bendera Merah-Putih.

"Bangsa dan negara inilah yang bisa membuat saya berdiri tegap. Tidak rela hati saya ketika Merah-Putih menyentuh tanah," kata Sapriansyah saat dihubungi, Jumat (19/8/2022).

Sapriansyah berharap kejadian kemarin bisa diambil hikmahnya. Dia mengatakan penyelamatan bendera Merah-Putih itu karena amanah jabatan sebagai inspektur upacara penurunan bendera pada Rabu (17/8) lalu.

"Terpatri dalam sanubari anak-anak kita nanti, generasi yang akan datang, untuk tetap menjaga kehormatan bangsa dan negara ini," ucapnya.

Dia mengaku rela berada di tengah hujan menyelamatkan bendera Merah-Putih karena rasa terima kasihnya atas anugerah kemerdekaan. Dia berharap Indonesia, khususnya Tangerang, selalu diberkahi Allah SWT.

"Salah satunya dengan menjaga dan menempatkan Merah-Putih di tempat yang terhormat," ungkapnya.

Viral Lurah Selamatkan Merah-Putih

Sebelumnya, aksi heroik Sapriansyah menyelamatkan bendera di tengah guyuran hujan deras viral di medsos. Dari video yang dilihat detikcom tampak Sapriansyah masih mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) serbaputih dan memakai sepatu. Tampak lapangan tempat upacara tergenang banjir.

Bendera yang terjatuh itu lalu dilipat Sapriansyah bersama seseorang lainnya. Penyelamatan bendera tersebut banyak diapresiasi warganet.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (17/8) di Lapangan Stadion Mini Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Sapriansyah mengatakan saat itu hanya melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang diperintahkan camat untuk menjadi perwira upacara pagi dan perwira upacara sore penurunan bendera.

Dihubungi terpisah, Camat Larangan Gunawan Priahutama menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat hendak dilakukan upacara penurunan bendera peringatan HUT ke-77 RI. Menurutnya, saat itu memang tiang bendera patah karena diterjang angin kencang dan disertai hujan deras.

"Sebelum dilaksanakan penurunan bendera, angin besar sekali di lapangan. Tiang bendera nggak kuat nahan bendera yang tertiup angin, akhirnya patah di tengah. Bukan roboh," tutur Gunawan.

Sebelumnya juga diberitakan, di lokasi yang sama menampilkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, becek-becekan saat upacara HUT ke-77 RI di Kantor Kecamatan Larangan. Tim Paskibra tetap melakukan tugasnya mengibarkan bendera meski kondisi lapangan becek.

"Betul. Saya di lokasi sebagai inspektur upacara," kata Gunawan, Rabu (17/8).

Lihat juga video 'Melihat Lagi Paskibra di Tangerang Becek-becekan di Upacara HUT RI':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT