Berdalih Mabuk, Juru Parkir Intip-Raba Payudara Wanita di Toilet Kafe

ADVERTISEMENT

Berdalih Mabuk, Juru Parkir Intip-Raba Payudara Wanita di Toilet Kafe

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 21:23 WIB
Despair. The concept of stopping violence against women and human trafficking,  International Womens Day
Ilustrasi Pelecehan (Getty Images/iStockphoto/Tinnakorn Jorruang)
Jakarta -

Juru parkir berinisial ED ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan terhadap pengunjung perempuan di kafe di Melawai, Jaksel. Pelaku beralasan sedang mabuk.

"Dia (tersangka ED) kalo ditanya katanya lagi mabuk," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Nurma mengatakan, ketika dicek, tersangka ED tidak dalam keadaan mabuk. Dia mengatakan hasil urine tersangka juga tidak dalam pengaruh narkotika.

"Nggak (mabuk), kita udah cek untuk labnya nggak (narkotika)," ucapnya.

Dia mengatakan tersangka ED tetap mengaku mabuk meski hasil pengecekan tak menunjukkan kondisi tersebut. Polisi telah menahan ED atas perbuatannya mengintip korban saat hendak buang air kecil hingga memegang payudara korban.

"Bilangnya mabuk doang, nggak pakai khilaf," ucapnya.

Sebelumnya, seorang pengunjung wanita di sebuah kafe di kawasan Melawai, Kebayoran, Jaksel, menjadi korban pelecehan seksual. Pelaku merupakan seorang juru parkir.

Pelecehan itu terjadi pada Jumat (11/8) malam pekan kemarin. Pelaku berinisial ED nekat mengintip korban berinisial SS yang hendak buang air kecil di toilet kafe.

"Jadi gini nih, korban lagi mau ke WC, ke toilet, terus udah gitu dia kan kebetulan toiletnya itu kan pintunya nggak terlalu tertutup gitu, akhirnya (pelaku) nengoklah dari sela-sela pintu itu yang di bawah, ngintip lah. Sesudah gitu, pas udah ngintip, kemudian dia (korban) kan teriak tuh, nggak jadilah dia kencing, yang korbannya," ujar Nurma kepada wartawan, Senin (15/8).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga 'Viral Wanita Diduga Korban Begal Payudara di Tasikmalaya Kejar Pelaku':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT