ADVERTISEMENT

Polisi Tahan Juru Parkir Intip-Raba Payudara Wanita di Toilet Kafe Jaksel!

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 15:40 WIB
Self defense, studio portrait of scared woman raising hands up in defense
Ilustrasi pelecehan (Foto: Getty Images/iStockphoto/triocean)
Jakarta -

Polisi menetapkan juru parkir berinisial ED tersangka pelecehan seksual terhadap pengunjung wanita di kafe di kawasan Melawai, Kebayoran, Jaksel. Polisi kini resmi menahan tersangka ED.

"Iya (sudah ditahan)," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Nurma mengatakan tersangka ED ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan sejak Rabu (17/8). Dia menyebut pelaku berdalih sedang mabuk saat melakukan aksinya mengintip dan memegang payudara korban.

"Mulai kemarin ditahan," ujarnya.

Intip Korban di Toilet

Sebelumnya, seorang pengunjung wanita di sebuah kafe di kawasan Melawai, Kebayoran, Jaksel, menjadi korban pelecehan seksual. Pelaku merupakan seorang juru parkir.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (11/8/2022) malam. Pelaku berinisial ED nekat mengintip korban berinisial SS yang hendak buang air kecil di toilet kafe.

"Jadi gini nih, korban lagi mau ke WC, ke toilet. Terus, udah gitu, dia kan kebetulan toiletnya itu kan pintunya nggak terlalu tertutup gitu, akhirnya (pelaku) nengok-lah dari sela-sela pintu itu yang di bawah, ngintip. Sesudah gitu, pas udah ngintip, kemudian dia (korban) kan teriak tuh, nggak jadilah dia kencing yang korbannya," ujar Nurma kepada wartawan, Senin (15/8).

Pelaku Raba Payudara Korban

Nurma mengatakan korban berteriak ketika tahu ED mengintip di toilet. Nurma mengatakan pelaku masih berdiri di depan pintu toilet dan memegang payudara korban saat keluar dari toilet.

"Pas (korban) keluar itu melakukan pelecehan itu, dia (pelaku) peganglah payudaranya itu. (Pelaku) masih di situ, jadi masih berdiri di situ, di pintu, terus (korban) keluar, dia (pelaku) malah melakukan pelecehan itu. Pas dia (korban) keluar, baru itu (pelaku) pegang payudaranya itu cewek," tambahnya.

Nurma menjelaskan, pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Nurma mengatakan pelaku langsung diamankan petugas keamanan kafe dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Nurma mengatakan pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksinya dengan alasan mabuk. Namun Nurma mengatakan pelaku tidak dalam pengaruh alkohol ataupun narkotika. Tersangka dijerat dengan Pasal 6 UU RI No 12 Tahun 2022 dengan ancaman hukuman 4 tahun ke atas.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT