ADVERTISEMENT

Jasa Raharja Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Laka Maut di Cianjur

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 20:54 WIB
Jasa Raharja
Foto: Jasa Raharja
Jakarta -

Dalam waktu 24 jam, PT Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan truk fuso di Cianjur. Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana mengatakan pendataan korban meninggal dunia maupun luka-luka dapat dilakukan dengan cepat dan tepat berkat koordinasi petugas Jasa Raharja dengan pihak Kepolisian dan instansi terkait.

Dia pun menjelaskan kecelakaan tersebut terjamin Jasa Raharja sebagaimana Undang-Undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Menurutnya, pendataan korban meninggal dunia maupun luka-luka dapat dilakukan dengan cepat dan tepat berkat koordinasi petugas Jasa Raharja dengan pihak Kepolisian dan instansi terkait.

"Data kebenaran ahli waris untuk korban meninggal dunia sejumlah 6 orang dan data kependudukan dari 5 orang mengalami luka-luka dapat kami pastikan dengan cepat, karena Kepolisian dan pihak-pihak instansi terkait sangat mendukung kelancaran proses penyelesaian santunan meninggal dunia dan jaminan biaya rawatan bagi korban yang luka-luka," ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/8/2022).

Dia mengatakan, santunan meninggal dunia telah diterima oleh ahli waris melalui proses transfer atau overbooking. "Sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No.16 Tahun 2017, korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah. Sementara bagi korban luka, ditanggung biaya perawatannya maksimal Rp 20 juta," terang Dewi.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kampung Cipadang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (14/8). Berdasarkan keterangan Kepolisian setempat, peristiwa tersebut bermula saat truk Fuso bernomor polisi F 9125 WA bermuatan tepung terigu melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur.

Saat menempuh jalan menurun dan menikung ke kiri, diduga sopir hilang kendali hingga menabrak mobil Toyota Kijang dan lima unit sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. Akibat musibah tersebut 6 orang meninggal dunia dan 5 orang mengalami luka-luka.

"Kami mengucapkan turut prihatin dan berbela sungkawa atas peristiwa ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Polri dan instansi terkait yang telah mendukung kelancaran proses penyelesaian santunan bagi para ahli waris korban. Tak lupa kami juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya, untuk senantiasa waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat berkendara," tandas Dewi.

Simak juga 'Mobil Tertabrak Kereta Siliwangi di Cianjur, Dua Orang Luka Berat':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT