ADVERTISEMENT

Kawan Lama Group Beri SP-3 Pelaku Dugaan Pelecehan Seks di Grup WA yang Viral

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 10:50 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual. (iStock)
Jakarta -

Laporan mengenai pelecehan seksual dalam grup WhatsApp teman sekerja sempat viral. Perusahaan yang menaungi korban dan pelaku, Kawan Lama Group, telah bertindak. Pelaku dugaan pelecehan seksual kena surat peringatan ketiga (SP-3).

Kasus ini sempat viral di Twitter pada akhir pekan lalu. Seorang karyawati Kawan Lama berinisial RF dilecehkan secara seksual di grup WA teman sepekerjaan. Suami RF, yakni RP, kemudian mencuit di Twitter pada Sabtu (13/8). Kabar itu menjadi viral.

Kawan Lama Group lewat keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (18/8/2022), membenarkan bahwa RF merupakan karyawannya sejak 2022. RF mengajukan pengunduran diri pada 12 Agustus pekan lalu dan efektif sejak 15 Agustus.

Pada 15 Agustus, Kawan Lama Group telah menerima penjelasan dari RF soal dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Maka didapatilah temuan bahwa percakapan WA yang memuat dugaan pelecehan seksual itu ada di grup WA pertemanan pribadi beranggotakan 13 orang, terdiri atas karyawan serta bukan karyawan.

"Dan bukan merupakan grup resmi kantor," kata Vice President Government Relations Kawan Lama Group, Dasep Suryanto, dalam keterangan tertulisnya.

Tangkapan layar yang viral di media sosial adalah tangkapan layar dari percakapan grup WA 23 Juni atau 40 hari sebelum utas di Twitter dibuat istri RF. Tim Human Capital Kawan Lama Group sudah menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan seksual.

"Dalam proses pendalaman, kami menemukan bahwa grup chat yang disebutkan dalam utas tersebut merupakan ranah privasi individu, sehingga interaksi yang terjadi di grup tersebut menjadi di luar kewenangan perusahaan," kata Dasep.

Meski Kawan Lama menemukan bahwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi di luar kewenangan perusahaan, Kawan Lama menilai interaksi antarkaryawan mereka di grup WA itu telah melanggar Peraturan Perusahaan dan Standar Perilaku Bisnis Kawan Lama Group.

"Atas dasar itu, kami memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran berupa SP III (surat peringatan ke-3)," kata Dasep.

Kabar viral pelecehan seksual

Sabtu (13/8), akun Twitter suami RF viral, memuat kabar bahwa istrinya dilecehkan di grup WA. Istrinya dilecehkan tatkala menjadi model foto produk kantor.

Kejadian bermula saat seorang fotografer mengambil foto di bagian punggung tanpa izin dan dalam kondisi belum proses pemotretan. Karena belum siapnya sesi pemotretan, menurutnya, hal inilah yang menyebabkan pakaian dalam (bra) terlihat dalam foto tersebut. Foto tersebut menjadi bahan pelecehan.

Foto tersebut lantas di-share ke grup dan mendapatkan tanggapan dari rekan kantor lainnya. Salah seorang anggota grup menanggapi dengan kalimat yang tidak pantas.

Tidak sampai di situ, tanggapan lain pun muncul dari anggota grup dengan menggunakan foto berbeda. Dalam foto tersebut sang istri tampak sedang duduk dan disebut tengah menjajakan jasa.

Lihat juga video 'Sekuriti yang Rekam Mahasiswi Mandi di Makassar Sudah 3 kali Beraksi':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT