ADVERTISEMENT

Kasetpres Heru soal Bursa Pj Gubernur DKI: Masih Banyak Senior

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 20:39 WIB
Tim detikcom berbincang dengan Kepala Staf Kepresidenan Heru Budi Hartono di Kantornya, Jakarta, Rabu (25/5/2022).
Kasetpres Heru Budi Hartono (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kembali ditanya soal namanya yang masuk dalam bursa Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Heru menilai masih banyak yang lebih pantas.

"Masih banyak yang lebih pantas dan tentunya kan kewenangan beliau," kata Heru menjawab pertanyaan wartawan soal Pj Gubernur DKI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2022).

Saat ditanya lagi soal seandainya Presiden Jokowi memilih dirinya, Heru kembali berbicara soal sosok yang lebih senior. Heru menilai pembicaraan tentang Pj Gubernur DKI masih terlalu dini.

"Masih jauhlah. Masih banyak yang senior-senior masih pantas," ujar Jokowi.

"Kita serahkan ke alam semesta saja," sambung Heru.

Sebagaimana diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada Oktober 2022. Beredar tiga nama bakal calon yang akan menggantikan Anies mendatang.

"Kalau melihat dari tiga nama yang diusulkan, semuanya bagus. Pak Heru Budi bagus, pernah jadi eksekutif Ibu Kota, tentu paham dengan psikologi Jakarta. Pak Marullah bagus, Sekda kita saat ini. Begitupun dengan Pak Juri Ardiantoro, bagus, banyak pengalaman dalam memimpin," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani dalam keterangannya, Jumat (13/5).

Ketiga nama yang dimaksud Zita tersebut ialah Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah, dan eks Ketua KPU RI Juri Ardiantoro.

Zita mengatakan kewenangan penunjukan Pj Gubernur DKI Jakarta ada di tangan Presiden dan Kemendagri. Dia berharap Pj Gubernur DKI melanjutkan pembangunan yang belum selesai.

"Siapa pun yang akan jadi Pj Gubernur, semoga bisa merealisasikan rencana pembangunan yang belum terealisasi dan melanjutkan apa yang sudah berjalan. Salah satunya Formula E," jelas Zita.

Zita menilai ketiga nama tersebut cocok untuk nantinya memimpin DKI. Namun hal tersebut tetap berada di tangan pusat.

"Kalau dilihat dari track record-nya juga sangat mumpuni untuk memimpin Ibu Kota," kata Zita

Lihat juga video 'Dua Aspek Penting Aturan Penunjukan Pj Kepala Daerah':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT