ADVERTISEMENT

Bersamaan dengan HUT RI, Rumah Memorabilia BPJS Kesehatan Diresmikan

Hanifa Widyas - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 18:00 WIB
BPJS KS
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Sistem jaminan sosial kesehatan yang diusung mulai Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK), Perum Husada Bhakti (PHB), PT. Askes (Persero) hingga BPJS Kesehatan mengalami perjalanan yang panjang. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan sejak era BPDPK hingga BPJS Kesehatan, negara telah hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang jaminan pembiayaan kesehatan. Upaya tersebut tentu mengalami berbagai dinamika dan tantangan. Namun menurutnya program jaminan kesehatan nasional telah berjalan dengan baik dan manfaat yang dihadirkan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia berkat keinginan yang kuat dan didukung oleh upaya semua pihak.

"Peran Menkes periode awal, Prof G.A. Siwabessy dalam menghadirkan jaminan kesehatan semesta, menjadi tonggak penting bagi terselenggaranya Jaminan Kesehatan Nasional. Meskipun terdapat tantangan dalam menciptakan sistem jaminan kesehatan semesta, dengan kegigihan dan tanggung jawab serta dukungan dari berbagai pihak, saat ini telah berhasil mewujudkan sistem jaminan kesehatan yang saat ini dikenal dengan Program JKN," ungkap Ghufron dalam keterangan tertulis, Rabu (17/8/2022).

Pada kegiatan Launching Rumah Memorabilia dan Webinar Kiprah Prof. DR. G.A. Siwabessy Dalam Merintis Jaminan Kesehatan Semesta, Ghufron mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menjawab dan memenuhi kebutuhan peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Tidak hanya itu, diketahui berbagai pengembangan dan perbaikan juga terus dilakukan, baik dari sektor kepesertaan, pembiayaan, hingga pelayanan di fasilitas kesehatan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal menyebut awareness Duta BPJS Kesehatan dan masyarakat umum terhadap pentingnya penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional dapat dibangun dengan berdirinya Rumah Memorabilia yang juga etalase sejarah. Hal ini dilakukan sebagai upaya melestarikan dan mendokumentasikan sejarah perjuangan program jaminan kesehatan dalam memberikan pembangunan kesehatan.

"Di usia BPJS Kesehatan yang sudah memasuki 54 tahun, telah banyak goresan sejarah yang dimulai dari era BPDPK hingga BPJS Kesehatan. Sudah saatnya kita merangkum sejarah tersebut dalam sebuah wadah yang tepat untuk generasi di masa yang akan datang. Harapannya, dengan hadirnya Rumah Memorabilia ini bisa mengenang perjuangan para pendahulu dan bisa meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia," tambah Afdal.

Sementara itu, Barra Lasjkar Siwabessy mengatakan sikap adaptasi terhadap tuntutan yang mutlak turun mendorong keteladanan G. A. Siwabessy dalam menghadirkan sistem jaminan sosial kesehatan. Selain itu, G.A. Siwabessy akhirnya sukses menghadirkan sistem jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia dengan sikap disiplin yang tinggi, bisa menerima peluang yang baru, serta rasa ingin terus belajar.

Barra menambahkan salah satu cikal bakal G.A. Siwabessy menghadirkan sistem jaminan kesehatan semesta di Indonesia keinginan dirinya agar masyarakat Indonesia mendapatkan jaminan kesehatan. Hal tersebut didapatkannya saat G.A. Siwabessy melakukan studi di Inggris.

Sementara itu, Direktur Utama PT Askes (Persero) periode 2008-2013 I Gede Subawa mengakui terdapat dinamika yang beragam sejak diimplementasikannya sistem jaminan kesehatan, salah satunya sistem pembiayaan yang berdampak kepada pelayanan di fasilitas kesehatan. Kendati demikian, pihaknya terus melakukan pengembangan secara profesional dan berharap bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta dan mitra kerja.

"Untuk itu, pada periode PT Askes (Persero), kami terus berupaya untuk melakukan pendekatan dan meyakinkan pemerintah serta seluruh masyarakat Indonesia bahwa sistem jaminan kesehatan semesta layak untuk terus dijalankan dan bisa melanjutkan tongkat estafet dari tujuan mulia G.A. Siwabessy dalam memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia," jelas Gede.

Di akhir kegiatan, dirinya mengapresiasi upaya yang dilakukan manajemen BPJS Kesehatan yang mendirikan Rumah Memorabilia Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional dirangkaian momentum bersejarah peringatan Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

Dengan kehadiran Rumah Memorabilia tersebut, dirinya berharap bisa memberikan pemahaman, mengenalkan sejarah, dan bisa menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh Duta BPJS Kesehatan dan masyarakat umum terhadap perjalanan sistem jaminan sosial kesehatan.

Lihat juga video 'Hati-hati! Nunggak Iuran BPJS Kesehatan Bisa Kena Denda Rp 30 Juta':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT