ADVERTISEMENT

Bamsoet Dorong Pemerintah Aktif Suarakan Perdamaian Dunia

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 20:26 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah untuk berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia. Apalagi mengingat saat ini tengah terjadi berbagai dinamika global, seperti konflik Rusia-Ukraina, perang dagang dan teknologi Amerika Serikat-Tiongkok, ketegangan baru di Selat Taiwan, serta disrupsi rantai pasok yang berimplikasi pada fluktuasi harga komoditas pangan dan energi.

Menurut Bamsoet, kondisi global yang bergejolak ini menghambat negara yang sedang berupaya keras dalam mendorong pemulihan ekonomi pasca diterpa pandemi COVID-19.

"Suara Indonesia diharapkan bisa turut memberikan alternatif solusi di tengah dinamika global yang sedang bergejolak. Indonesia dengan politik luar negeri bebas aktif, serta berpegang teguh pada prinsip Dasa Sila Bandung sebagai ruh politik luar negeri Indonesia, perlu terus mengonsolidasi dukungan negara-negara di kawasan, untuk menyerukan solusi perdamaian permanen, dalam mengatasi konflik dan ketegangan militer," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (16/8/2022).

Dalam Sidang Tahunan MPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta hari ini, dia menjelaskan penyelesaian berbagai masalah dunia menuntut adanya partisipasi semua pihak. Dalam hal ini melibatkan kerja sama lintas negara, lintas sektor, dan lintas lembaga pemerintahan.

Bamsoet pun menekankan pentingnya setiap elemen mengambil peran atas dasar solidaritas kemanusiaan yang menjunjung tinggi persatuan, persaudaraan, perasaan senasib sepenanggungan. Selain itu juga menjunjung tinggi nilai keadilan, penegakan hukum, dan hak asasi manusia.

"Kenegarawanan Presiden Jokowi kembali ditunjukan melalui pelaksanaan salah satu tujuan pembentukan pemerintah negara Indonesia, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Misi perdamaian Presiden, dengan mengunjungi Ukraina dan Rusia beberapa waktu yang lalu, patut kita berikan apresiasi yang setinggi-tingginya," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menilai perang, dengan alasan apapun, selalu membawa petaka, kehancuran, dan kesengsaraan. Serta menghancurkan peradaban yang telah susah payah dibangun selama berabad-abad lamanya. Tidak hanya itu saja, adanya perang juga membawa krisis, baik itu krisis kemanusiaan, ekonomi, pangan, dan energi.

Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan menurut Badan Pengungsi PBB, UNHCR, dalam kurun waktu kurang dari dua bulan sejak pasukan Rusia memulai perang di Ukraina, sebanyak 5 juta warga Ukraina telah meninggalkan negara mereka. Dikatakannya saat ini warga Ukraina merupakan kelompok pengungsi kedua terbesar di dunia, setelah pengungsi Suriah yang jumlahnya mencapai 6,8 juta.

"Perang antara Rusia dan Ukraina juga telah menyebabkan sekitar 7,1 juta warga Ukraina terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka di negaranya. Jumlah tersebut merupakan jumlah populasi terbesar di dunia yang harus kehilangan tempat tinggal mereka sendiri akibat konflik yang melanda. Perang di Ukraina telah memicu krisis pengungsi dan krisis kemanusiaan yang tumbuh paling cepat," papar Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengungkapkan Indonesia sebagai negara bangsa yang berdaulat, punya peran strategis di kancah global. Terlebih Indonesia tengah memegang Presidensi G-20, yang pada puncaknya 20 pemimpin dunia akan bertemu pada KTT G20 di Bali pada bulan November mendatang.

"Kita berharap kepemimpinan Indonesia di G20 tahun ini, kelak dikenang dunia sebagai upaya nyata dalam mewujudkan tatanan dunia yang damai, tumbuh berkelanjutan, serta menghapus segala penderitaan rakyat di dunia," ujarnya.

"Dengan semangat yang sama, MPR tengah merintis pembentukan Forum Majelis Permusyawaratan Rakyat Dunia. Gagasan pembentukan Forum ini, dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan menghadirkan penguatan diplomasi parlemen, dalam rangka menghadirkan tatanan dunia yang semakin harmonis dan berkeadaban," pungkas Bamsoet.

Simak juga 'Sidang Tahunan MPR, Bamsoet Puji Misi Perdamaian Jokowi di Ukraina-Rusia':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT