ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Kelanjutan Perbaikan Tanggul Hek Kramat Jati Masih Ditunggu

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 18:21 WIB
Tanggul di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)
Tanggul di sekitar pertigaan Hek, Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Bila hujan deras mengguyur Bogor dan Depok, air Kali Baru meluap ke pertigaan Hek Kramat Jati di Jl Raya Bogor, Jakarta Timur. Soalnya, tanggul di kawasan itu masih belum sempurna diperbaiki.

"Sampai saat ini, laporan dari Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, (proyeknya) masih proses di Dinas SDA," kata Camat Kramat Jati, Rudy Syahrul, kepada detikcom, Selasa (16/8/2022).

Sudah sejak tahun lalu problem itu dialami ruas jalan yang ramai ini. Sejak saat itu, perbaikan memang sudah dilakukan oleh Dinas SDA DKI Jakarta, namun bentuknya masih berupa tanggul batu, kayu, dan bronjong. Tanggul permanen dengan lapisan beton masih belum dibikin. Perbaikan permanen dari Dinas SDA DKI Jakarta masih dinantikan.

"Mudah-mudahan Dinas SDA cepat proses lelangnya," kata Rudy Syahrul.

Kondisi tanggul di Kali Baru, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, 9 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Kondisi tanggul di Kali Baru, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, 9 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Selaku camat, Rudy masih sering mendapat laporan bahwa kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, di sini sering kena luapan kali. Kali meluap bukan karena Jakarta diguyur hujan, melainkan karena daerah Bogor dan Depok di selatan diguyur hujan sehingga volume air kali di sini naik.

"Kalau wilayah Depok dan Bogor hujan lebat, di Kramat Jati tidak hujan pun tetap ada air meluap ke jalan," kata Rudy.

Tanggul di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)Tanggul di sekitar pertigaan Hek, Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)

Pada 11 Juli lalu, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber daya Air (SDA) Jakarta Timur, Puryanto, mengatakan pembangunan tanggul permanen masih menunggu rencana proyek muncul di sistem e-katalog. Sebulan sebelumnya, kondisinya masih sama, menunggu e-katalog.

"Gambar desain udah siap semua juga, tinggal lagi menunggu sistem e-katalog untuk turap batu kali itu tayang di dalam sistem e-katalog baru kita bisa nge-klik," kata Puryanto saat itu.

Simak juga 'Saat Lautan Sampah di Kalibaru, Berharap Proyek Tanggul Laut Segera Dikerjakan':

[Gambas:Video 20detik]

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT