ADVERTISEMENT

Dibantu Tongkat, Anggota MPR Ini Antusias Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 17:26 WIB
Anggota MPR dari Kelompok DPD, M. Sanusi Rahaningmas.
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Anggota MPR dari Kelompok DPD, M. Sanusi Rahaningmas merasa Sidang Tahunan MPR RI 2022 cukup spesial. Sebab, ini merupakan kali pertama Sanusi mengikuti Sidang Tahunan bersama seluruh anggota MPR sejak dilantik pada 2019.

Selama dua tahun ke belakang, akibat kondisi pandemi Sidang Tahunan MPR dilakukan secara daring dan luring. Hanya sebagian anggota MPR hadir secara langsung.

Meski harus dibantu dengan tongkat, Sanusi antusias menuju ruang sidang bersama dengan anggota yang lain. Ia berjalan dengan keterbatasan kakinya yang cedera permanen.

Sejak turun dari mobil, melintasi selasar, memasuki Gedung Nusantara dan masuk ruang rapat paripurna ia menampakkan rasa percaya dirinya, tak terlihat kelelahan pada raut wajahnya.

Meskipun perjalanan menuju dan kembali dari ruang sidang di Gedung Nusantara kompleks parlemen itu relatif jauh, hal itu tidak menjadikan halangan bagi pria kelahiran Maluku 16 September 1963 itu untuk mengikuti sidang.

"Ini tidak seberapa dibanding dapil saya di Papua. Karena itu saya suka kesal kalau ada orang yang sempurna tapi memilih banyak diam, tidak memberi manfaat apapun bagi orang lain," kata Sanusi dalam keterangannya, Selasa (16/7/2022).

Sanusi bersyukur bisa menjejakkan kakinya di Senayan. Dengan keberadaannya sebagai anggota DPD, Sanusi menegaskan lembaga legislatif tidak melulu menjadi haknya orang normal. Penderita disabilitas sepertinya juga berhak menjadi bagian dari lembaga legislatif.

"Cidera ini saya dapat dari bola, antara 1980-1985. Lutut kaki saya cidera hingga tiga kali, bergeser dari tempatnya dan memaksa saya berhenti bermain bola. Sudah saya periksakan ke mana-mana, dan akhirnya saya harus memutuskan menggunakan tongkat ini," cerita Sanusi.

Sanusi berterima kasih kepada pemerintah dan Presiden Joko Widodo karena telah membawa bangsa Indonesia bertahan dari pandemi. Pandemi, kata Sanusi, membuat banyak negara limbung, ekonomi merosot dan angka pengangguran melonjak. Tetapi, kata Sanusi, di tangan Pemerintah Jokowi Indonesia mampu bertahan, dan hanya sedikit mengalami guncangan.

"Mari teruskan saling mengulurkan tangan, bantu membantu dan bahu membahu. Bergotong royong meningkatkan ekonomi secara nasional demi kemaslakhatan masyarakat dan bangsa," ujar Sanusi.

Lihat juga Video: Jokowi Siapkan Rp 608,3 T untuk Sektor Pendidikan di Tahun 2023

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT