ADVERTISEMENT

5 Alasan Bharada E Diberi Perlindungan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 21:29 WIB
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Kedatangan Bharada E tersebut untuk dimintai keterangan terkait insiden baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J  yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E (Antara Foto/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sebagai justice collaborator. Apa saja alasan yang membuat Bharada E harus dilindungi?

"Bharada E memang memenuhi syarat sebagai justice collaborator," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo di kantor LPSK, Senin (15/8/2022).

LPSK mengungkapkan beberapa alasan yang membuat Bharada E harus dilindungi. Beberapa di antaranya adalah Bharada E tak memiliki niat membunuh dan bukan pelaku utama dalam kasus yang menewaskan Brigadir J.

Bukan Pelaku Utama

Hasto mengatakan salah satu alasannya adalah karena Bharada E bukan pelaku utama. Hal ini diketahui terbukti dengan fakta-fakta yang diungkapkan polri dan penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka.

"Tentu saja karena yang bersangkutan bukan pelaku utama," kata Hasto.

Bharada E Siap Beri Informasi

Selain itu, Bharada E disebut menyatakan siap untuk memberikan informasi dan berbagai fakta ke aparat penegak hukum. Bharada E juga bersedia mengungkap orang-orang yang memiliki peran lebih besar.

"Kedua yang bersangkutan menyatakan kesediaannya untuk memberikan informasi kepada aparat penegak hukum tentang berbagai fakta, berbagai kejadian di mana dia terlibat sebagai pelaku tindak pidana," tuturnya.

"Dia bersedia untuk mengungkap bahkan pada orang-orang yang mempunyai peran jauh lebih besar ketimbang dia atau atasannya di dalam tindak pidana ini," kata Hasto.

LPSK menilai keterangan Bharada E yang disampaikan kepada penyidik Bareskrim Polri adalah penting agar dapat mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Bharada E juga telah menyampaikan tidak memiliki motif atau maksud atas peristiwa pembunuhan itu.

"Pemohon bukan pelaku utama dalam tindak pidana yang sudah diungkap. Pemohon bukan sebagai pelaku utama dan juga berdasarkan keterangan pemohon maupun keterangan informasi dan dokumen yang kita peroleh dari penyidik," kata Wakil Ketua LPSK Achmadi.

Simak halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT