ADVERTISEMENT

Komnas HAM Harap Bisa Periksa Istri Ferdy Sambo Pekan Ini

Nahda Rizki Utami - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 19:12 WIB
Jakarta -

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berharap bisa memeriksa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, pekan ini terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Komnas HAM menjelaskan telah memeriksa semua pihak, kecuali istri Ferdy Sambo.

"Kami sudah minta keterangan semuanya, kecuali Bu Putri, termasuk juga merekonstruksi peristiwanya, baik dari Magelang sampai ke rumah Saguling untuk PCR terus sampai TKP," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Beka mengatakan Komnas HAM akan bekerja sama dengan Komnas Perempuan terkait pemeriksaan istri Ferdy Sambo. Dia berharap Komnas HAM dapat memeriksa istri Ferdy Sambo dalam pekan ini.

"Terkait Bu PC, khusus untuk Bu PC akan di-handle oleh teman-teman Komnas Perempuan, dan juga Komisioner Sandra. Nah kapannya kami sedang masih komunikasi, kapan mungkin mudah-mudahan masih minggu ini sehingga segera selesai," jelas Beka.

Beka kemudian menyebut Komnas HAM masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J. Komnas HAM berpendapat motif pembunuhan Brigadir J bergantung pada keterangan istri Ferdy Sambo.

"Terkait motif kami masih mendalami karena lagi-lagi ini juga bergantung pada keterangan Bu Putri. Kami sudah minta keterangan semuanya kecuali Bu Putri, termasuk juga merekonstruksi peristiwanya, baik dari Magelang sampai ke rumah Saguling untuk PCR terus sampai TKP terus kemudian persoalannya belum lengkap," imbuh Beka.

Lebih lanjut, Beka menuturkan keterangan istri Ferdy Sambo dinilai penting. Hal itu lantaran istri Ferdy Sambo dianggap mengetahui seluruh peristiwa pembunuhan Brigadir J.

"Kalau soal peran pastinya kami belum ada kesimpulan karena kami baru minta keterangan Pak Ferdy Sambo Jumat kemarin. Sementara kalau sudah sampai kesimpulan itu kan kami juga harus meminta keterangan Bu Putri," ucap Beka.

"Kenapa Bu Putri penting? Karena dia, pertama, yang belum diperiksa oleh Komnas. Yang kedua adalah dia dianggap mengetahui semua kejadian yang ada sehingga peran dari masing-masing orang belum bisa disebutkan oleh Komnas," tambahnya.

Sebelumnya, Komans HAM batal meminta keterangan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J pada Jumat (12/8). Putri disebut meminta agar pemeriksaan oleh Komnas HAM ditunda.

"Terkait permintaan keterangan terhadap Bu Putri, jadi Bu Putri baru saja konfirmasi meminta untuk ditunda," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung saat jumpa pers di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8).

Beka menuturkan Komnas HAM akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Putri. Dia menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, kondisi istri Irjen Ferdy Sambo itu masih belum stabil.

"Jadi malam ini tidak ada permintaan keterangan Bu Putri, dan akan dicari waktu secepatnya karena memang kondisinya naik-turun. Itu tadi yang disampaikan teman-teman Komnas perempuan dan anggota tim Komnas HAM," tuturnya.

(nhd/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT