ADVERTISEMENT

Polri: Berkas Perkara 11 Tersangka DNA Pro Telah Lengkap

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 17:19 WIB
Kombes Nurul Azizah
Kombes Nurul (tengah) (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menerapkan 14 tersangka dalam kasus trading DNA Pro telah lengkap. Polri menyebut berkas perkara 11 tersangka sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa.

"Dengan demikian dari total 4 berkas perkara terkait kasus investasi DNA Pro dengan 11 tersangka semuanya sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa penuntut umum," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Terbaru, Dittipideksus Bareskrim menyatakan berkas perkara atas nama MA telah lengkap. Berkas ditanyakan lengkap pada Jumat (12/8).

"Berdasarkan surat nomor B3206E3EKU1/08/2022 tanggal 12 Agustus 2022 tentang pemberitahuan hasil penyidikan perkara pidana tersangka atas nama MA dinyatakan sudah lengkap atau P21," katanya.

Nurul mengatakan pihaknya akan melimpahkan berkas perkara tersangka MA pada Minggu (21/8).

"Sedangkan untuk 1 berkas perkara atas nama MA rencananya akan dilaksanakan tahap 2 ke Kejaksaan Agung pada hari Minggu," ujarnya.

Bareskrim Tetapkan 14 Tersangka Kasus DNA Pro

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 14 orang sebagai tersangka kasus DNA Pro. Ada tiga tersangka yang masih jadi buron.

"Ada 11 tersangka dan tiga tersangka masih dalam pencarian yang diduga ada di luar negeri," kata Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/5).

Whisnu mengatakan modus yang dilakukan para tersangka adalah menggunakan skema Ponzi. Dia mengatakan keuntungan yang dijadikan iming-iming pelaku adalah palsu.

"Di sini saya sampaikan bahwa DNA Pro ini suatu kegiatan yang kami duga robot trading dengan metode Ponzi. Kita lihat bahwa keuntungan yang didapat member sebenarnya keuntungan yang pura-pura, manipulatif," kata Whisnu.

Berikut sebelas tersangka kasus DNA Pro yang telah ditangkap:

1. DA sebagai Direktur Utama PT DNA Pro Akademi
2. RK sebagai Founder tim Founder RUDUTZ
3. RS sebagai Co-Founder tim Founder RUDUTZ
4. DT sebagai Exchanger tim Founder RUDUTZ
5. YTS sebagai Founder tim Founder 007
6. FYT sebagai Co-Founder tim Founder 007
7. RL sebagai Founder dan Exchanger tim Founder Gen
8. JG sebagai Founder dan Exchanger tim Founder Octopus dan Exchanger tim Founder 007
9. SR sebagai Co-Founder tim Founder Octopus
10. HAS sebagai Branch Officer Manager DNA Pro Bali (tim founder central)
11. MA sebagai pihak yang turut serta membantu tersangka ST dan JG dalam melakukan TPPU.

Sementara itu, tiga DPO dalam kasus ini ialah:

1. Fauzi alias Daniel Zii sebagai Direktur Business Development
2. Ferawati alias Fei sebagai Founder tim Founder Central
3. Devin alias Devinata Gunawan sebagai Co-Founder Tim Founder 007.

(azh/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT