LPSK: Ferdy Sambo Nilai Pemberitaan Media Ancaman untuk Istrinya

ADVERTISEMENT

LPSK: Ferdy Sambo Nilai Pemberitaan Media Ancaman untuk Istrinya

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 16:28 WIB
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas membacakan hasil asesmen Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. Hasilnya, LPSK menolak permohonan perlindungan yang diajukan pihak Putri Candrawathi.
Wakil Ketua LPSK Susilaningtyas (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menceritakan awal pertemuan dengan Irjen Ferdy Sambo, yang kala itu masih menjabat Kadiv Propam Polri. LPSK mengungkap Sambo menyampaikan adanya ancaman terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

"Berdasarkan keterangan yang disampaikan suami pemohon, FS, pada pertemuan di kantor Kadiv Propam, 13 Juli 2022, ancaman terhadap Pemohon yang dimaksud, yaitu pemberitaan media massa," kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtyas dalam konferensi pers di kantor LPSK, Senin (15/8/2022).

Susi menjelaskan, pertemuan tersebut dilakukan di kantor Kadiv Propam pada 13 Juli 2022. Sambo menyampaikan permohonan perlindungan untuk sang istri.

LPSK menilai pemberitaan media massa bukan termasuk ancaman. Kondisi pemohon pun tidak mencerminkan keselamatannya terancam.

"LPSK berpendapat, pemberitaan media massa bukan termasuk ancaman karena terhadap pemberitaan, terdapat hak jawab sebagai mekanisme untuk menanggapi pemberitaan yang tidak benar," ujar Susi.

"LPSK berpendapat tidak ada ancaman yang dihadapi oleh pemohon," sambungnya.

Untuk diketahui, LPSK telah menolak permohonan perlindungan yang diajukan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Hal ini diputuskan setelah LPSK melakukan pendalaman.

"LPSK memutuskan untuk menolak atau menghentikan penelaahan terhadap Ibu P ini karena memang tidak bisa diberikan perlindungan," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo di kantornya, Jl Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, hari ini.

LPSK telah menggelar rapat pimpinan terkait keputusan permohonan pengajuan perlindungan dari Putri. Hasto mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan sejak awal permohonan perlindungan diajukan.

LPSK juga menilai istri Ferdy Sambo tidak bekerja sama dengan baik.

"Sejak awal memang ada kejanggalan dalam permohonan ini. Kejanggalan pertama, ternyata ada dua permohonan lain yang diajukan Ibu P bertanggal 8 Juli 2022 dan ada permohonan yang didasarkan pada LP yang diajukan oleh Polres Jakarta Selatan bertanggal 9 Juli. Tetapi kedua permohonan ini bertanggal berbeda tetapi tanggalnya sama," terang Hasto.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Istri Ferdy Sambo':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT