ADVERTISEMENT

KPK Geledah Kantor Bupati Pemalang

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 14:10 WIB
Jakarta -

KPK melakukan penggeledahan di kantor Bupati Pemalang dan sejumlah kantor Dinas Pemkab Pemalang. Kegiatan itu berkaitan dengan tindak pidana perkara korupsi yang menjerat bupati nonaktif Pemalang Mukti Agung Wibowo.

"Hari ini (15/8) Tim Penyidik melanjutkan upaya paksa penggeledahan di beberapa lokasi di Kabupaten Pemalang, di antaranya kantor bupati dan beberapa kantor dinas di lingkungan Pemkab Pemalang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Ali menyebut hingga saat ini para penyidik masih melakukan penggeledahan tersebut. Nantinya, perkembangan hasil penggeledahan ini bakal segera disampaikan.

"Kegiatan saat ini masih berlangsung dan perkembangan dari hasil kegiatan tersebut nanti akan kami informasikan kembali," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Jakarta Selatan. Kegiatan itu terkait dengan tindak pidana korupsi (TPK) bupati nonaktif Pemalang Mukti Agung Wibowo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut penggeledahan itu dilakukan pada Sabtu (13/8) lalu. Adapun saat itu penyidik menggeledah dua tempat di wilayah Jakarta Selatan.

"Tim Penyidik, Sabtu (13/8), telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di 2 lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Ali menjelaskan kedua lokasi itu diduga berkaitan dengan perkara yang menjerat Mukti Agung Wibowo. Dua tempat itu merupakan rumah tempat tinggal dan sebuah kantor.

"Lokasi tersebut yaitu rumah tempat tinggal dan kantor yang diduga ditempat dimaksud terdapat beberapa bukti yang terkait dengan perkara ini," jelas Ali.

Adapun dalam penggeledahan itu, kata Ali, penyidik menemukan bukti berupa dokumen dan barang elektronik. Nantinya, bukti tersebut bakal dianalisis dan ditambahkan ke dalam berkas perkara milik tersangka.

"Ditemukan dan diamankan bukti antara lain berupa berbagai dokumen dan barang elektronik," sebut Ali.

"Analisis disertai penyitaan segera dilakukan Tim Penyidik untuk melengkapi berkas perkara dari para Tersangka," lanjut Ali.

Adapun dalam perkara ini, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (11/8) sore hingga malam di sejumlah tempat di Jakarta dan Pemalang, Jawa Tengah. Dalam OTT itu, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo beserta 33 orang lainnya diamankan KPK.

"Dari berbagai pengumpulan informasi dan bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 6 tersangka," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/8/2022).

Adapun tersangka yang ditetapkan berjumlah enam orang, yakni:

Sebagai pemberi:

1. Sugiyanto selaku Kepala BPBD Kabupaten Pemalang
2. Yanuarius Nitbani selaku Kadis Kominfo Kabupaten Pemalang
3. Mohammad Saleh selaku Kadis PU Kabupaten Pemalang
4. Slamet Masduki selaku Pj Sekda Kabupaten Pemalang

Sebagai penerima:

1. Mukti Agung Wibowo selaku Bupati Pemalang periode 2021 s/d 2026
2. Adi Jumal Widodo selaku Swasta atau Komisaris PD AU

(dwia/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT